- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
Ponpes Ekologi Al Mizan Gelar Festival Budaya di Harlah Fatayat ke-75, Sosok Tokoh Hitz di Jabar Bakal Hadir

MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Peringati Harlah Fatayat NU ke-75, PC Fatayat NU Majalengka menggelar Festival Budaya Al Mizan, beragam rangkaian rundown acara telah disiapkan. Berlangsung dari tanggal 30-31 Mei 2025 di Ponpes Ekologi Al Mizan, Desa Wanajaya, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Jumat, (30/05/2025)
Menghadirkan seniman seniman tradisional, Gembyung Buhun dari Desa Baribis, Lounching Qibuyut Reborn, Gambus LASQI NJ Jawa Barat dan workshop pelatihan dll.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi, KH Maman Imanulhaq menjelaskan, Ponpes Al Mizan Jatiwangi telah mengembangkan Pondok Pesantren (Ponpes) kawasan bernuansa alam atau ekologi, kawasan sementara saat ini dengan luas area lahan 12 hektar berada di Desa Wanajaya.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
"Dengan suasana alamnya ini tentu menjadi daya tarik para santri atau santriawan untuk mondok disini. Karena pada prinsipnya, tidak hanya mendekatkan hubungan dengan tuhan atau manusia dengan manusia disini dapat menyatu dengan alam berada di tengah alam dan jauh dari keramaian karena masih banyaknya pohon pohon," jelasnya.

Pada kontek itulah, pada peringatan Harlah Fatayat kali ini sengaja menampilkan beragam kesenian salah satunya kosidah. Menurutnya, belum lama ini dari seni tersebut telah ditampilkan dibeberapa wilayah di Indonesia. Disebutkan, salah satunya di Palu Kepulauan Sulawesi.
"Salah satu alasan kenapa kita menciptakan ponpes dan ekologi ini mengingat betapa pentingnya tentang upaya melestarikan alam agar tidak hilang dan mencegah terjadinya bencana yang memprihatinkan. Disini juga mengenalkan atau menjaga budaya kearifan lokal. Terdapat pesan bahwa bagaimana agar kesemuanya itu dapat terjaga dengan baik," terangnya.
KH Maman diakhir menambahkan, besok masih dilanjutkan dengan beberapa kegiatan dan masih dalam rangkaian Harlah Fatayat NU.
"Jika tidak ada halangan, dari informasi dan sudah berkomunikasi akan hadir Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Tokoh yang saat ini lagi hitz yang dicintai masyarakat Jawa Barat," tutupnya. ** (Agit)

















