- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Polisi di Tengerang Ungkap Produksi Ekstasi Dalam 1 jam 3000 Butir Pil Ekstasi

MEGAPOLITANPOS.COM Kabupaten Tangerang - Direktorat Narkoba Bareskrim Polri dan Polda Banten menggerebek rumah memproduksi narkotika jenis eksitasi di wilayah Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Dalam keterangan Press menyampaikan penggerebekan tepatnya di Perumahan Lavon Swan City, Cluster Escanta 2 No.5, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Senin 29 Mei 2023.
Dalam keterangan itu Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto mengatakan terungkapnya pabrik pembuat narkoba ini berawal dari informasi Bea Cukai bahwa ada pengiriman mesin yang mencurigakan dari luar negeri.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Akhirnya “Berdasarkan informasi dianalisis memang ada rencana, ada alat untuk mencetak tablet, biasanya yang impor pabrik farmasi, dan ini ada ke janggal,” katanya dia,saat konferensi pers di Tangerang, Jumat 2 Juni 2023 di lokasi.
Selain itu, Ia mengungkap bahwa jajaran Direktorat Narkoba Bareskrim Polri juga menggerebek pabrik serupa di Semarang, Jawa tengah.
Kedua pabrik ini merupakan jaringan internasional yang masing-masing memiliki satu mesin untuk produksi narkoba dan dioperasikan oleh empat orang katanya.
Tapi beruntung, sebelum digerebek, kedua pabrik itu belum sempat mengedarkan narkoba hasil produksinya.
Di tambahkan, oleh Kapolda Banten, dalam sehari, menurut pelaku dari hasil keterangan bisa memproduksi narkotika jenis eksitasi sebanyak 100 butir per menit.
“Ini mesinnya bisa dalam setengah jam bisa memproduksi 3000 pil ektasi, untung nya barang tersebut belum beredar ke pasaran, apabila beredar banyak masyarakat menjadi korban" tegasnya. (Hasan /Yohan)











.jpg)





