- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
Polisi di Tengerang Ungkap Produksi Ekstasi Dalam 1 jam 3000 Butir Pil Ekstasi

MEGAPOLITANPOS.COM Kabupaten Tangerang - Direktorat Narkoba Bareskrim Polri dan Polda Banten menggerebek rumah memproduksi narkotika jenis eksitasi di wilayah Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Dalam keterangan Press menyampaikan penggerebekan tepatnya di Perumahan Lavon Swan City, Cluster Escanta 2 No.5, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Senin 29 Mei 2023.
Dalam keterangan itu Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto mengatakan terungkapnya pabrik pembuat narkoba ini berawal dari informasi Bea Cukai bahwa ada pengiriman mesin yang mencurigakan dari luar negeri.
Baca Lainnya :
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
Akhirnya “Berdasarkan informasi dianalisis memang ada rencana, ada alat untuk mencetak tablet, biasanya yang impor pabrik farmasi, dan ini ada ke janggal,” katanya dia,saat konferensi pers di Tangerang, Jumat 2 Juni 2023 di lokasi.
Selain itu, Ia mengungkap bahwa jajaran Direktorat Narkoba Bareskrim Polri juga menggerebek pabrik serupa di Semarang, Jawa tengah.
Kedua pabrik ini merupakan jaringan internasional yang masing-masing memiliki satu mesin untuk produksi narkoba dan dioperasikan oleh empat orang katanya.
Tapi beruntung, sebelum digerebek, kedua pabrik itu belum sempat mengedarkan narkoba hasil produksinya.
Di tambahkan, oleh Kapolda Banten, dalam sehari, menurut pelaku dari hasil keterangan bisa memproduksi narkotika jenis eksitasi sebanyak 100 butir per menit.
“Ini mesinnya bisa dalam setengah jam bisa memproduksi 3000 pil ektasi, untung nya barang tersebut belum beredar ke pasaran, apabila beredar banyak masyarakat menjadi korban" tegasnya. (Hasan /Yohan)

.jpg)






.jpg)
.jpg)




