- Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi.
- Hadiri Bayan Run 2026, Marsdya TNI Muzafar Gaungkan Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Kaltim.
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
Petakan Potensi Titik Api Baru, Arief Lakukan Pemantauan Lewat Udara

Keterangan Gambar : Lokasi terjadinya kebakaran di TPA Rawa Kucing
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Meskipun sudah berangsur mereda, upaya pemadaman kebakaran di TPA Rawa Kucing masih terus dilakukan. Memasuki hari ke empat, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai mengerahkan helikopter water bombing sebagai langkah lanjutan guna mempercepat proses pemadaman.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, didampingi Sekretaris Daerah, Herman Suwarman, bersama Komandan Korem (Danrem), Brigjend TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, melakukan pantauan melalui udara menggunakan helikopter BNPB guna meninjau sekaligus memetakan potensi-potensi titik api lain yang mungkin akan muncul di TPA Rawa Kucing khususnya di zona bagian pintu 3, Senin (23/10/2023).
"Memasuki hari ke empat sudah terpantau berkurang ya, berkat upaya dan kerja keras dari tim gabungan serta kolaborasi juga dengan Kementerian LHK, BNPB dan TNI-Polri. Akan kita upayakan terus hingga tuntas,"tutur Arief.
Baca Lainnya :
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
"Dan untuk hasil pantauan udara tadi terlihat untuk yang di sebelah selatan itu asapnya sangat pekat, untuk api sudah tidak terlihat ya karena asap putihnya sangat pekat jadi kemungkinan api yang ada di bawah sampah yang harus mulai kita tangani," imbuhnya.
Untuk itu, Arief, meminta kepada tim gabungan penanganan kebakaran beserta jajaran agar dapat menyiapkan akses untuk alat berat serta kendaraan pemadam agar dapat menjangkau ke titik-titik api.
"Sesuai arahan dari BNPB juga ini kita sudah instruksikan kepada petugas yang ada di lapangan agar membuka akses untuk kendaraan alat berat dan pemadam agar dapat lebih mudah masuk, tidak perlu memutar, yang tujuannya untuk menyisir dan menyasar langsung ke titik-titik api terutama yang ada di bawah sekam." lanjutnya.
Lebih lanjut, Arief, mengatakan untuk mengoptiomalkan upaya pemetaan api yang ada di dalam tumpukan sampah, dan diperlukan alat khusus untuk mendeteksi suhu panas bumi atau geo thermal.
"Nah untuk api yang ada di dalam ini perlu di mapping menggunakan drone geo thermal, makanya kita akan coba upayakan untuk kerja sama atau pinjam selain tentunya akam ada helikopter water bombing tambahan dari BNPB," terang Arief.
Arief, menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak terutama Pemerintah Pusat juga akan terus diupayakan guna mengoptimalkan penanganan kebakaran yang terjadi di TPA Rawa Kucing.
"Selain bantuan berupa alat, kami bersama Kodim Kota Tangerang juga sedang mangupayakan kolaborasi dengan Kodim Kota Solo untuk mendatangkan tenaga-tenaga ahli yang sudah berpengalaman menangani kebakaran yang kemarin terjadi juga di TPA Putri Cempo. Intinya kita akan terus ikhtiar dan upayakan dengan berbagai macam cara agar musibah kebakaran di TPA Rawa Kucing ini dapat segera teratasi dan tuntas." tukas wali kota. ** (Jhn)









.jpg)






