- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
Penasaran, Ternyata Ada Beberapa Momen di Tanggal 02 Mei

Keterangan Gambar : Foto Istimewa : Ki Hajar Dewantara atau Bapak Pendidikan Nasional. (kompas.com)
MEGAPOLITANPOS.COM Jawa Barat,- Hari Selasa ini tepatnya hari kedua di bulan Mei yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2023. Di hari itu ada terdapat beberapa momen penting yang terjadi dan salah satunya yaitu sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Penasaran dengan ada hal penting yang terjadi di tanggal 2 Mei ini, megapolitanpos com mencoba mengingatkan kepada pembaca.
Hari Pendidikan Nasional
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
HARDIKNAS (Hari Pendidikan Nasional) juga dikenal sebagai Hari Pendidikan, dalam bahasa Inggris yaitu Education Day merupakan perayaan atau peringatan tahunan di Indonesia untuk memperingati ulang tahun kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor Pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya.
Hari nasional ini pun juga ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959. Selain Hardiknas, Hari pendidikan juga diperingati oleh masyarakat sedunia.
Hari Pendidikan Nasional pun merupakan momentum khusus untuk manfaat pendidikan di Indonesia maupun internasional bahkan di seluruh dunia.
Hari ini dibuat sebagai kepedulian pemerintah akan pentingnya pendidikan di Indonesia. Dengan adanya Hardiknas diharapkan bisa menumbuhkan semangat belajar dan tumbuh untuk seluruh insan pendidikan.
Ada berbagai cara yang biasa dilakukan untuk menyemarakkan momen Hari Pendidikan Nasional. Salah satunya adalah dengan melaksanakan upacara bendera.
Adanya Hardiknas diharapkan bisa menumbuhkan semangat belajar dan tumbuh untuk seluruh insan pendidikan.
Hari Asma Sedunia
Selain itu, ada juga peringatan di tanggal 2 Mei juga yang diperingati sebagai Hari Asma Sedunia.
Asma merupakan salah satu penyakit yang sering dianggap sepele namun sebetulnya membahayakan.
Bahkan menurut WHO, ada sekitar 262 juta orang menderita asma pada tahun 2019 dan menyebabkan lebih dari 460.000 kematian.
Asma merupakan penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan sesak akibat peradangan dan penyempitan pada saluran napas.
Meski belum diketahui secara pasti apa penyebabnya namun asma bisa dideteksi dini.
Oleh karena itu dengan adanya Hari Asma Sedunia diharapkan bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat.
Hari Kesadaran Depresi Anak
Selanjutnya, ada juga di setiap tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Kesadaran Depresi pada Anak.
Berbicara tentang depresi yaitu merupakan penyakit mental yang tidak mengenal usia. WHO mengklasifikasikan depresi sebagai krisis kesehatan global, tetapi dampaknya terhadap anak-anak bisa lebih buruk.
Depresi pada anak rupanya juga tidak terlepas dari peran pentingnya orangtua.
Oleh karena itu pada tahun 1997, ibu dan ayah yang menderita rasa sakit karena memiliki anak yang depresi memutuskan untuk bertindak.
Maka dari itu pun, mereka membentuk Federasi Keluarga Nasional untuk Kesehatan Mental Anak dan menciptakan Hari Kesadaran Depresi Anak.
Dengan adanya Hari Kesadaran Depresi Anak ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga perasaan dan mental anak sehingga terhindar dari depresi. ** (Red)
















