Pemkab Barito Utara Dorong Kepatuhan Pengelolaan Limbah B3 dan Medis

By Redaksi 07 Okt 2026, 15:41:11 WIB Teknologi
Pemkab Barito Utara Dorong Kepatuhan Pengelolaan Limbah B3 dan Medis

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendorong perusahaan dan fasilitas pelayanan kesehatan meningkatkan kepatuhan dalam pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta limbah medis.


Dorongan tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T. melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Tri Winarsih, SSTP., M.I.P., pada Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 dan Medis Kabupaten Barito Utara di Aula Dinas Lingkungan Hidup, Rabu (07/10/2026).

Baca Lainnya :


Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang berasal dari perusahaan pertambangan, perkebunan serta sejumlah instansi dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara.


Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Tri Winarsih, disebutkan bahwa meningkatnya aktivitas pembangunan, khususnya di sektor pertambangan, perkebunan dan pelayanan kesehatan, turut menghasilkan limbah yang memerlukan penanganan khusus.


Bupati menilai limbah B3 dan limbah medis merupakan persoalan penting yang tidak dapat diabaikan karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.


“Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) serta limbah medik merupakan persoalan krusial yang tidak boleh diabaikan begitu saja,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.


Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh pihak agar pengelolaan limbah dilakukan secara tepat, aman, bertanggung jawab dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Pemkab juga berharap kegiatan tersebut mampu menghasilkan solusi yang legal, terintegrasi, profesional dan berkelanjutan bagi dunia usaha maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Bupati menegaskan, setiap pelaku usaha dan fasilitas pelayanan kesehatan memiliki tanggung jawab moral sekaligus hukum terhadap limbah yang dihasilkan dari aktivitasnya.


“Kita tentu tidak ingin lagi menemukan adanya praktik pengelolaan limbah B3 maupun limbah medis yang dilakukan secara tidak sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan,” tegasnya.


Ia menambahkan, pengelolaan limbah tidak semata-mata berkaitan dengan aspek administratif. Lebih dari itu, pengelolaan yang benar merupakan bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat, menjaga lingkungan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Bupati berharap sosialisasi tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan.


Sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, fasilitas pelayanan kesehatan dan pihak pengelola limbah dinilai perlu terus diperkuat agar tercipta sistem pengelolaan limbah yang tertib, aman, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.


Dengan demikian, pengelolaan limbah B3 dan medis di Barito Utara diharapkan semakin profesional dan mampu mendukung terwujudnya lingkungan yang sehat, aman, bersih dan berkelanjutan.

(Dd)




  • Pemkab Barito Utara Dorong Kepatuhan Pengelolaan Limbah B3 dan Medis

    🕔15:41:11, 07 Okt 2026
  • BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja

    🕔23:55:37, 06 Okt 2026
  • AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global

    🕔21:18:53, 27 Agu 2026
  • Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan

    🕔18:13:01, 10 Agu 2026
  • PRSI Babel Sukses Ramaikan Festival Semarak Ekraf Lewat Bangka Robotic Competition 2026

    🕔05:32:32, 22 Mei 2026