- Wabup Felix Dorong Industri Kreatif Barito Utara Berkembang Maju
- BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja
- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Balai Latihan Kerja (BLK) yang sedang dibangun Pemerintah Kabupaten Barito Utara diproyeksikan memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dunia industri.
Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie mengatakan, Pemkab telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar untuk mendukung pelatihan sekaligus membuka peluang penyerapan lulusan.
Baca Lainnya :
- Wabup Felix Dorong Industri Kreatif Barito Utara Berkembang Maju
- BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja
- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Paparan Refleksi Satu Tahun Masa Kepemimpinan Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (06/10/2026).
Felix menyebut dua mitra yang saat ini telah terlibat adalah Astra Group melalui UT/UT School dan Trakindo.
Bidang pelatihan yang disiapkan antara lain welding atau pengelasan, mesin/mekanik serta elektrikal.
“Kita sudah bekerja sama dengan mitra. Dua yang pasti saat ini, pertama Astra Group melalui UT sebagai tenaga pengajar, dan Trakindo,” ungkapnya.
Menurut Felix, kerja sama tersebut menjadi penting karena BLK tidak boleh berhenti hanya pada pemberian sertifikat atau pelatihan.
Lulusan harus memiliki kemampuan yang dibutuhkan industri sehingga setelah menyelesaikan pendidikan dapat memiliki peluang untuk bekerja.
Ia bahkan menyebut mitra industri telah membuka peluang menerima lulusan yang memenuhi standar kompetensi.
“Produk BLK ini adalah produk yang siap masuk ke industri. Jadi bukan pelatihan biasa,” katanya.
Selain memasuki dunia kerja, Pemkab juga membuka kemungkinan bagi lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Kerja sama dengan perguruan tinggi atau politeknik akan dikembangkan sehingga lulusan BLK memiliki pilihan untuk bekerja maupun meningkatkan pendidikan.
(Dd)









.jpg)




