Breaking News
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
Meriahkan “Jakarta Hajatan”, Pemkot Jakpus Gelar Acara di Lapangan Banteng

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta Pusat- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar pencanangan hari ulang tahun ke-495 Kota Jakarta dari Pulau Bidadari, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Selasa (24/5). Kegiatan bertajuk “Jakarta Hajatan” ini diikuti oleh lima kota administrasi lainnya secara virtual. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat memilih Lapangan Banteng untuk memeriahkan acara tersebut. Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma meghadiri kegiatan ini didampingi oleh Ketua TP-PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat Ucu Jamilah, Wakil Wali Kota Irwandi dan Sekretaris Kota Iqbal Akbaruddin. Turut hadir pula para kepala Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), camat dan lurah se-Jakarta Pusat. Dhany menyampaikan megapolitanpos, alasan pemilihan lokasi ini yang erat kaitannya dengan aspek historis perjalanan kota Jakarta. “Lapangan Banteng memiliki sejarah panjang, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka,” ujarnya. Lebih lanjut, Dhany menceritakan bahwa Lapangan Banteng juga pernah menjadi terminal di periode tahun 1970 sampai 1980-an. Berbeda dengan saat digunakan sebagai terminal yang cenderung semrawut, mulai tahun 1990-an penataan Lapangan Banteng terus dilakukan. “Sekarang kita bisa menikmati Lapangan Banteng sebagai ruang ketiga, tempat berinteraksinya warga di antara ruang pertama yaitu rumah atau tempat hunian dan ruang kedua yaitu kantor atau sekolah. Di ruang ketiga ini kita bisa menikmati keindahan taman, melihat pameran dan pertunjukan seni, berolahraga, atau sekadar bercengkerama dengan keluarga dan sahabat,” sebut Dhany. Tidak sekadar acara seremonial, Pemkot Jakarta Pusat memanfaatkan momen ini untuk menggelar beragam kegiatan yang dapat dinikmati warga. Di antaranya adalah bazar kolaborasi yang diisi oleh para Jakpreneur dari berbagai UKPD pengampu serta perwakilan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan INKOWAPI. Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan musik dan tarian. Untuk anak-anak juga bisa menikmati kemeriahan pencanangan HUT DKI Jakarta dengan kehadiran pendongeng dari Sudin Perpustakaan dan Arsip Jakpus. Ada pula posko vaksinasi Covid-19 bagi warga yang membutuhkan vaksin dosis ketiga. “Semoga kegiatan yang sudah berjalan sejak kemarin ini dapat bermanfaat bagi warga,” pungkas Dhany. (Ronald)


.jpg)













