Breaking News
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
Meriahkan “Jakarta Hajatan”, Pemkot Jakpus Gelar Acara di Lapangan Banteng

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta Pusat- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar pencanangan hari ulang tahun ke-495 Kota Jakarta dari Pulau Bidadari, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Selasa (24/5). Kegiatan bertajuk “Jakarta Hajatan” ini diikuti oleh lima kota administrasi lainnya secara virtual. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat memilih Lapangan Banteng untuk memeriahkan acara tersebut. Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma meghadiri kegiatan ini didampingi oleh Ketua TP-PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat Ucu Jamilah, Wakil Wali Kota Irwandi dan Sekretaris Kota Iqbal Akbaruddin. Turut hadir pula para kepala Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), camat dan lurah se-Jakarta Pusat. Dhany menyampaikan megapolitanpos, alasan pemilihan lokasi ini yang erat kaitannya dengan aspek historis perjalanan kota Jakarta. “Lapangan Banteng memiliki sejarah panjang, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka,” ujarnya. Lebih lanjut, Dhany menceritakan bahwa Lapangan Banteng juga pernah menjadi terminal di periode tahun 1970 sampai 1980-an. Berbeda dengan saat digunakan sebagai terminal yang cenderung semrawut, mulai tahun 1990-an penataan Lapangan Banteng terus dilakukan. “Sekarang kita bisa menikmati Lapangan Banteng sebagai ruang ketiga, tempat berinteraksinya warga di antara ruang pertama yaitu rumah atau tempat hunian dan ruang kedua yaitu kantor atau sekolah. Di ruang ketiga ini kita bisa menikmati keindahan taman, melihat pameran dan pertunjukan seni, berolahraga, atau sekadar bercengkerama dengan keluarga dan sahabat,” sebut Dhany. Tidak sekadar acara seremonial, Pemkot Jakarta Pusat memanfaatkan momen ini untuk menggelar beragam kegiatan yang dapat dinikmati warga. Di antaranya adalah bazar kolaborasi yang diisi oleh para Jakpreneur dari berbagai UKPD pengampu serta perwakilan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan INKOWAPI. Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan musik dan tarian. Untuk anak-anak juga bisa menikmati kemeriahan pencanangan HUT DKI Jakarta dengan kehadiran pendongeng dari Sudin Perpustakaan dan Arsip Jakpus. Ada pula posko vaksinasi Covid-19 bagi warga yang membutuhkan vaksin dosis ketiga. “Semoga kegiatan yang sudah berjalan sejak kemarin ini dapat bermanfaat bagi warga,” pungkas Dhany. (Ronald)

.jpg)







.jpg)







