Breaking News
- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Menyongsong Pemilu Damai 2024, Ormas PEJABAT Adakan Diskusi Publik

MEGAPOLITANPOS.COM:Ormas PEJABAT (Pengacara & Jawara bela Ummat) menggelar acara Diskusi Publik dengan thema" Menyongsong Pemilu Damai 2024 Dalam Perspektif Ormas Untuk Menjaga Keutuhan NKRI, bertempat di Restauran Raden Bahari, di Jalan Buncit Raya, Durentiga Jakarta Selatan.Senin.25/07/2022 Hadir para pembicara,para ulama, para ketua ormas dan tokoh masyarakat, tokoh agama, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, anggota DPRD DKI Jakarta yang semuaya ingin merajut kembali kebersamaan dan persatuan bangsa. diantara ormas yang hadir, bang Jafar, Forkabi, LDII, BKRMI, Forum RT/RW, FKDM, LMK, Babe Doel dan banyak lagi seperti, KPU, Bawaslu serta perwakilan gereja. Dalam sambutannya di depan para peserta Ketua Umum PEJABAT, Ustad Eka jaya mengatakan ormas PEJABAT harus bermanfaat buat semua orang dimanapun anggota berada, anggota pejabat harus menjadi juru damai bagi yang berselisih, Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. "Anggota PEJABAT harus bisa bermanfaat, tanamkan dalam hati untuk bermanfaat buat keluarga, lingkungan. agama, bangsa dan negara" ungkapnya "Angota PEJABAT harus bisa merekatkan kembali saudara kita yang salah paham, PEJABAT harus berdiri di tengah untuk merapatkan dan mendamaikan,kalo bukan sekarang kapan lagi, kalo bukan kita siapa lagi" katanya "Kedepannya kita harus satu visi dan merajut kembali persatuan dan kesatuan antara cebong dan kampret untuk NKRI" pungkasnya


.jpg)













