Breaking News
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
Menyongsong Pemilu Damai 2024, Ormas PEJABAT Adakan Diskusi Publik

MEGAPOLITANPOS.COM:Ormas PEJABAT (Pengacara & Jawara bela Ummat) menggelar acara Diskusi Publik dengan thema" Menyongsong Pemilu Damai 2024 Dalam Perspektif Ormas Untuk Menjaga Keutuhan NKRI, bertempat di Restauran Raden Bahari, di Jalan Buncit Raya, Durentiga Jakarta Selatan.Senin.25/07/2022 Hadir para pembicara,para ulama, para ketua ormas dan tokoh masyarakat, tokoh agama, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, anggota DPRD DKI Jakarta yang semuaya ingin merajut kembali kebersamaan dan persatuan bangsa. diantara ormas yang hadir, bang Jafar, Forkabi, LDII, BKRMI, Forum RT/RW, FKDM, LMK, Babe Doel dan banyak lagi seperti, KPU, Bawaslu serta perwakilan gereja. Dalam sambutannya di depan para peserta Ketua Umum PEJABAT, Ustad Eka jaya mengatakan ormas PEJABAT harus bermanfaat buat semua orang dimanapun anggota berada, anggota pejabat harus menjadi juru damai bagi yang berselisih, Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. "Anggota PEJABAT harus bisa bermanfaat, tanamkan dalam hati untuk bermanfaat buat keluarga, lingkungan. agama, bangsa dan negara" ungkapnya "Angota PEJABAT harus bisa merekatkan kembali saudara kita yang salah paham, PEJABAT harus berdiri di tengah untuk merapatkan dan mendamaikan,kalo bukan sekarang kapan lagi, kalo bukan kita siapa lagi" katanya "Kedepannya kita harus satu visi dan merajut kembali persatuan dan kesatuan antara cebong dan kampret untuk NKRI" pungkasnya

.jpg)









.jpg)





