- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Koramil Pondok Aren Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
Menparekraf Minta Pelaku Ekonomi Kreatif Maksimalkan Peran Medsos Untuk Pemasaran Produk

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Berau – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Berau untuk memaksimalkan platform media sosial dalam memasarkan produk mereka. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja lebih luas.
Dalam kunjungannya ke Mini Expo UMKM Kabupaten Berau yang digelar di Kediaman Bupati Berau pada Rabu (3/7/2024), Sandiaga mengapresiasi kualitas dari 23 produk ekonomi kreatif yang dipamerkan, mulai dari kuliner, kriya, hingga fesyen. Namun, ia juga menekankan perlunya peningkatan dalam memanfaatkan era ekonomi digital.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
Saya melihat beberapa pelaku UMKM sudah menggunakan Instagram, namun ini perlu ditingkatkan. Banyak sekali tools yang bisa digunakan untuk memasarkan produk UMKM seperti TikTok dan YouTube. Konten-konten yang menarik tentunya akan sangat membantu,” kata Sandiaga.
Menurutnya, media sosial memiliki peran besar dalam meningkatkan daya saing dan akses pasar produk-produk tersebut.
Sandiaga juga mengajak pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Berau untuk mengikuti berbagai program pendampingan, pelatihan, dan permodalan yang digagas oleh Kemenparekraf, seperti Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) dan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif. Kedua program ini merupakan program unggulan Kemenparekraf yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM.
Silakan Ibu Bupati memfasilitasi UMKM di Berau agar bisa kami berikan peningkatan melalui program pelatihan yang ada,” ujar Sandiaga.
Pada kesempatan tersebut, Sandiaga juga berharap branding “Lovely Berau” terus diperkuat, sambil melakukan upaya peningkatan kualitas dan keberlanjutan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Berau. Ia menegaskan bahwa konsep ekonomi hijau akan menjadi landasan pengembangan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Banggalah memiliki Lovely Berau dan tingkatkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta ekonomi kreatif yang inklusif sebagai lokomotif pembangunan kita ke depan. Ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia,” tegas Sandiaga.(AS).

.jpg)
.jpg)
.jpg)












