- DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Kembali dipimpin Apolo Tampubolon
- Sholat Hajat dan Doa Bersama Warnai Syukuran HUT ke-55 Bupati Barito Utara
- Bupati Shalahuddin Dorong ASN Bekerja Cepat, Tepat dan Berprestasi
- Bupati Barito Utara Pimpin Apel Gabungan dan Peringatan Hari Koperasi ke-79, Tekankan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
- PTPN I Perkuat Tata Kelola dan Ekspansi Pasar Demi Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Ratusan Unit Armada Penunjang Operasional KDKMP Blitar Raya Diserahkan oleh Dandim 0808 Blitar
- Jairi Anggota DPRD Jatim Motifasi Pendamping PKH Kembangkan Industri Kreatif
- Hadapi Kemarau Panjang, Komisi III Minta Pemkot Tangerang Perkuat Mitigasi dan Jaga Ketahanan Pangan
- DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
- Asprumnas Siap Mengawal Program Perumahan Rakyat dan Usulkan Skema Pembiayaan Khusus MBR
Melalui WIBAWA Grow Day 2026, Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas Wirausaha Muda

Keterangan Gambar : Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik
MEGAPOLITANPOS.COM, Surakarta, Jawa Tengah – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat kapasitas wirausaha muda agar menjadi pelaku usaha yang produktif, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik mengatakan komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan program kolaboratif PRO-KESRA Produktif dalam kegiatan Wirausaha Muda Mahasiswa (WIBAWA) Grow Day 2026 bertajuk Berani Mulai, Siap Bertumbuh.
"Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang siap bekerja. Kampus juga harus menjadi tempat lahirnya inovator, pengusaha, dan pencipta lapangan kerja. Tidak semua lulusan harus menjadi pengusaha, namun setiap lulusan wajib memiliki pola pikir kewirausahaan, yakni peka melihat masalah, berani mengambil risiko secara terukur, mampu menghadirkan solusi, serta menciptakan nilai bagi masyarakat," ujar Riza di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sabtu (18/7).
Baca Lainnya :
- Melalui WIBAWA Grow Day 2026, Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas Wirausaha Muda
- Apresiasi Penggerak Ekonomi Digital, Menteri UMKM Ajak Ojol Nobar Final Piala Dunia 2026
- Wamen UMKM Tinjau PLUT KUMKM Kulon Progo, Perkuat Pendampingan Wirausaha
- KemenUMKM dan Aprindo Fasilitasi Pembebasan Bea Administrasi UMKM Masuk Ritel Modern
- Kementerian UMKM Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Dongkrak Daya Saing Usaha
Riza menegaskan Kementerian UMKM hadir untuk memastikan setiap gagasan kewirausahaan tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi mampu diuji di pasar, menghasilkan produk yang menjawab kebutuhan konsumen, menerapkan tata kelola keuangan yang disiplin, serta membangun kepercayaan pasar secara berkelanjutan.
"Ide yang baik belum tentu menjadi bisnis yang baik. Ide harus diuji, produk harus menjawab kebutuhan, pasar harus dipahami, keuangan harus dicatat, dan usaha harus terus diperbaiki," katanya.
Menurut Riza, penyelenggaraan WIBAWA Grow Day 2026 merupakan langkah konkret Kementerian UMKM dalam mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional.
Regulasi tersebut menjadi pedoman penguatan ekosistem kewirausahaan nasional melalui kolaborasi antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan.
"Kebijakan besar ini diarahkan untuk mempercepat peningkatan rasio kewirausahaan nasional menjadi 3,6 persen pada tahun 2029 dan mencapai target optimistis 8 persen pada tahun 2045," ujarnya.
Sebagai bagian dari keberlanjutan program, seluruh rangkaian PRO-KESRA Produktif diintegrasikan dengan SAPA UMKM, platform layanan terpadu milik Kementerian UMKM yang memberikan akses berbagai layanan pengembangan usaha bagi wirausaha.
Riza berharap sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi melalui program ini dapat menjadi inspirasi bagi kampus-kampus lain di Indonesia untuk melahirkan lebih banyak wirausaha muda yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.
"Keberhasilan wirausaha masa depan dibangun melalui keberanian mengambil langkah pertama, kedisiplinan menguji pasar, serta kemauan untuk terus belajar dan bertumbuh melalui dukungan ekosistem yang disiapkan pemerintah," ujar Riza.(AS/MP).




.jpg)











