- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Kolaborasi Wujudkan Program Gampang Sehat, Maryono Gandeng Dunia Usaha Tangkal TBC

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menanggulangi penyebaran Tuberkulosis (TBC).
Seperti halnya dengan menggelar Puncak Peringatan Hari TBC Sedunia Tahun 2025 Tingkat Kota Tangerang, yang digelar Kamis (24/4/2025), di Atrium Mal Tang City.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas TBC.
Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
"TBC tidak hanya persoalan medis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Lingkungan kerja menjadi salah satu titik rawan penularan. Oleh karena itu, dunia usaha harus menjadi bagian penting dari solusi," ujar Maryono.
Melalui program Gampang Sehat, Pemkot Tangerang menggandeng 34 rumah sakit swasta untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan skrining TBC secara dini. Maryono, menjelaskan, program ini dirancang untuk mempermudah masyarakat, termasuk para pekerja, mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, terjangkau, dan berkualitas.
"Program Gampang Sehat, kami arahkan agar masyarakat, termasuk pekerja di perusahaan, tidak kesulitan dalam melakukan deteksi dini TBC. Ini adalah bentuk konkret pemerintah hadir bersama masyarakat dan pelaku usaha," imbuhnya.
Pemerintah juga terus mendorong agar perusahaan-perusahaan di Kota Tangerang aktif mengintegrasikan program kesehatan, seperti skrining TBC, ke dalam kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mereka.
"Kami mengajak para pimpinan perusahaan agar menjadikan isu TBC sebagai bagian dari prioritas. Langkah kecil seperti pemeriksaan rutin, edukasi, dan lingkungan kerja yang sehat bisa berdampak besar," kata Maryono.
Ia juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap pengidap TBC. Edukasi kepada pekerja dan komunitas menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses penyembuhan.
"TBC bisa disembuhkan. Yang dibutuhkan adalah dukungan, bukan diskriminasi. Perusahaan bisa menjadi tempat yang inklusif, yang memberi ruang bagi karyawan untuk sembuh dan bangkit," pungkasnya. ** (Jhn)
















