- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Kepala BP2MI Buka Rakernas Kawan dan Perwira Pekerja Migran Indonesia di Jakarta

Keterangan Gambar : Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) dan Perkumpulan Wirausaha Pekerja Migran Indonesia (Perwira PMI) yang digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (17/12/2023).
Kawan PMI dan Perwira PMI merupakan komunitas relawan yang dibentuk oleh BP2MI untuk melakukan pendampingan kepada pekerja migran Indonesia.
Baca Lainnya :
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
Benny mengatakan, rakernas itu untuk mengevaluasi hasil kerja Kawan PMI dan Perwira PMI sepanjang 2023 ini. Selain itu rakernas juga sebagai momentum untuk merancang kegiatan Kawan PMI dan Perwira PMI di 2024.
"Ini adalah forum strategis, pertama untuk Kawan PMI dan Perwira PMI menyampaikan laporan atas kerja-kerja, pelaksanaan tugas serta pelaksanaan program kerja mereka hingga per Desember 2023 ini," kata Benny dalam sambutannya.
Benny menyebut selama ini para pekerja migran kerap menghadapi berbagai masalah di luar negeri. Sayangnya masalah-masalah itu tak semuanya tersampaikan ke pemerintah Indonesia.
"Mereka kita minta sumbangan pikiran-pikirannya karena mereka ada di negara penempatan, mereka paling tahu problematika yang ada dihadapi pekerja migran kita di luar," ujarnya.
Semua masukan dari para pegiat dan pemerhati pekerja migran itu, lanjut Benny, nantinya akan disampaikan ke pemerintah.
"Mereka paling tahu masalah yang dihadapi para pekerja kita di negara penempatan. Nanti kita akan laporan dan bersinergi dengan Pemerintah Indonesia," tuntasnya.
Ditambahkan Benny, sebagai lembaga BP2MI telah melahirkan berbagai exit strategi demi mengawal dan merealisasikan kebijakan yang berpihak pada pekerjaigran Indonesia. Benny juga mengkritisi pejabat publik dan pihak-pihak yang kerap mendiskreditkan pekerja migran Indonesia.
"Memandang remeh Pekerja Migran Indonesia adalah kejahatan yang harus kita lawan bersama-sama. Kita juga berkomitmen memerangi praktik overcharging yang dilakukan pada pekerja migran Indonesia. BP2MI juga telah melahirkan exit strategi berupa Peraturan BP2MI. Sudah jelas yakni tentang pembebasan biaya kepada Calon Pekerja Migran Indonesia," ujar Benny.
"Saya mengajak Kawan PMI dan Perwira PMI untuk melawan praktek rentenir yang dilakukan pengusaha nakal untuk mencekik pekerja migran Indonesia," tandas Benny menambahkan.
Turut hadir dalam rakernas, sejumlah pegiat pekerja migran yang dianggap selama ini aktif menyuarakan suara para pekerja migran Indonesia. Para pegiat itu berasal dari 5 negara, seperti Hongkong, Malaysia, Jepang, Korea dan Singapura. ** (Anton)


.jpg)














