- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Kepala BP2MI Buka Rakernas Kawan dan Perwira Pekerja Migran Indonesia di Jakarta

Keterangan Gambar : Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) dan Perkumpulan Wirausaha Pekerja Migran Indonesia (Perwira PMI) yang digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (17/12/2023).
Kawan PMI dan Perwira PMI merupakan komunitas relawan yang dibentuk oleh BP2MI untuk melakukan pendampingan kepada pekerja migran Indonesia.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
Benny mengatakan, rakernas itu untuk mengevaluasi hasil kerja Kawan PMI dan Perwira PMI sepanjang 2023 ini. Selain itu rakernas juga sebagai momentum untuk merancang kegiatan Kawan PMI dan Perwira PMI di 2024.
"Ini adalah forum strategis, pertama untuk Kawan PMI dan Perwira PMI menyampaikan laporan atas kerja-kerja, pelaksanaan tugas serta pelaksanaan program kerja mereka hingga per Desember 2023 ini," kata Benny dalam sambutannya.
Benny menyebut selama ini para pekerja migran kerap menghadapi berbagai masalah di luar negeri. Sayangnya masalah-masalah itu tak semuanya tersampaikan ke pemerintah Indonesia.
"Mereka kita minta sumbangan pikiran-pikirannya karena mereka ada di negara penempatan, mereka paling tahu problematika yang ada dihadapi pekerja migran kita di luar," ujarnya.
Semua masukan dari para pegiat dan pemerhati pekerja migran itu, lanjut Benny, nantinya akan disampaikan ke pemerintah.
"Mereka paling tahu masalah yang dihadapi para pekerja kita di negara penempatan. Nanti kita akan laporan dan bersinergi dengan Pemerintah Indonesia," tuntasnya.
Ditambahkan Benny, sebagai lembaga BP2MI telah melahirkan berbagai exit strategi demi mengawal dan merealisasikan kebijakan yang berpihak pada pekerjaigran Indonesia. Benny juga mengkritisi pejabat publik dan pihak-pihak yang kerap mendiskreditkan pekerja migran Indonesia.
"Memandang remeh Pekerja Migran Indonesia adalah kejahatan yang harus kita lawan bersama-sama. Kita juga berkomitmen memerangi praktik overcharging yang dilakukan pada pekerja migran Indonesia. BP2MI juga telah melahirkan exit strategi berupa Peraturan BP2MI. Sudah jelas yakni tentang pembebasan biaya kepada Calon Pekerja Migran Indonesia," ujar Benny.
"Saya mengajak Kawan PMI dan Perwira PMI untuk melawan praktek rentenir yang dilakukan pengusaha nakal untuk mencekik pekerja migran Indonesia," tandas Benny menambahkan.
Turut hadir dalam rakernas, sejumlah pegiat pekerja migran yang dianggap selama ini aktif menyuarakan suara para pekerja migran Indonesia. Para pegiat itu berasal dari 5 negara, seperti Hongkong, Malaysia, Jepang, Korea dan Singapura. ** (Anton)




.jpg)



.jpg)








