- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Koramil Pondok Aren Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
Kementerian UMKM Berbagi Praktik Baik Ekosistem UMKM Inklusif di Indonesia

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM menerima kunjungan lapangan United Nations Department of Economic and Social Affairs (UN DESA) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam rangkaian kegiatan Regional Workshop “Toward a Socially Inclusive Creative Economy in Southeast Asia and Pacific Island Countries”.
Kunjungan tersebut dikuti oleh peserta Regional Workshop “Toward a Socially Inclusive Creative Economy in Southeast Asia and Pacific Island Countries” dalam rangka benchmarking mengenai kebijakan pengembangan UMKM dan Startup di Indonesia.
Kepala Biro Manajemen Kinerja dan Kerja Sama (Kabiro MKK) Kementerian UMKM Bastian dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi peserta workshop dari enam negara yaitu Laos, Fiji, Myanmar, Papua Nugini, Kamboja, dan Timor-Leste, serta kerja sama aktif dari UN DESA dan Kemlu RI.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
“Merupakan kehormatan bagi kami untuk menyambut para peserta workshop di SMESCO Indonesia, yang menjadi pusat pemasaran nasional UMKM sekaligus kantor Kementerian UMKM,” kata Kabiro MKK, Kementerian UMKM, Bastian, pada acara Site Visit ke kantor Kementerian UMKM di Jakarta, Kamis (26/6).
Di depan puluhan peserta, Bastian menambahkan, kunjungan ini menjadi peluang strategis untuk berbagi praktik terbaik program pengembangan UMKM dan Startup di Indoensia yang inklusif dan berkelanjutan sejalan dengan agenda UN DESA serta ajang promosi produk UKM unggulan Indonesia.
Ia juga menekankan bahwa Kementerian UMKM merupakan institusi baru yang dibentuk pada akhir 2024, sebagai hasil pemisahan mandat dari Kementerian Koperasi dan UKM. Pemisahan ini bertujuan untuk mempertajam fokus kebijakan serta mengoptimalkan pelaksanaan program dalam pemberdayaan UMKM secara lebih terstruktur.
“Saat ini, Indonesia tercatat memiliki lebih dari 30 juta UMKM, dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 97 persen. Maka dari itu, bagi kami UMKM bukan hanya sekadar penggerak ekonomi namun juga bisa menjadi kekuatan sosial,” katanya.
Indonesia, kata Bastian, memiliki strategi pengembangan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Untuk itu, Kementerian UMKM saat ini memiliki empat deputi yang masing-masing membawahi usaha mikro, kecil, menengah, dan kewirausahaan. Selain itu, terdapat SMESCO Indonesia sebagai Badan Layanan Umum yang berperan dalam promosi dan pemasaran UMKM.
Selama kunjungan itu, puluhan peserta workshop diperkenalkan pada program-program unggulan Kementerian UMKM yang mendukung pengembangan pengusaha UMKM dan Startup yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Para peserta diajak untuk mengunjungi fasilitas Integrated Startup Hub milik SMESCO Indonesia, yang menyediakan layanan co-working space dan inkubasi bisnis yang mencakup pendampingan, akses pasar dan pembiayaan, hingga pelatihan rutin dan jejaring bisnis.
Bastian juga mengajak para tamu dan peserta untuk mengunjungi Paviliun Provinsi dan Galeri SMESCO yang menampilkan produk-produk unggulan UMKM Indonesia.
Dalam penutupnya, Kabiro MKK berharap kunjungan ini bisa membuka wawasan berharga yang dapat diadopsi di negara asal masing-masing peserta.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)
.jpg)












