- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Kelurahan Kalibata Sumbangkan 17 Kasus DBD di Jakarta.Selatan

Keterangan Gambar : Ilham Taufik Warga Kalibata Saat ini Masih di Rawat di RSUD Budi Asih
MEGAPOLITANPOS.COM: Demam Berdarah Dengue (DBD) melanda warga di Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Kota Administrasi Jakarta Selatan, khususnya di wilayah RW 08 dan RW 05.
Saat wartawan megapolitanpos.com konfirmasi melalui WhatsApp, Lurah Kalibata membenarkan wilayahnya dilanda Demam Berdarah.
" Saya belum dapat info terbaru, nanti dikoordinasi dulu ke Puskesmas Kecamatan Pancoran". ungkap Herman
Baca Lainnya :
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
" Kalo sebelum Idul Fitri itu wilayah RW 0 5 dan RW 08 kasusnya". tambahnya
Ketua RW 08, Marzuki Ali saat di tanya, mengatakan ada 11 kasus Demam Berdarah diwilayahnya
Ketua RW 05, Ustad Lutfi mengakui di wilayahnya ada 6 Kasus Demam Berdarah.
" Sampai 15 Ramadhan kemarin ada 6 kasus, terdiri dari 4 kasus berdomisili di RW 05 dan 2 kasus domisili diluar RW 05" kata Ketua RW 05.
Dari pihak Lurah juga telah menghimbau dan mengingatkan warga untuk waspada dan selalu memberantas sarang nyamuk, namun kasus DBD masih tetap ada, sehingga menyumbang angka 17 Kasus DBD di Jaksel.
















