Breaking News
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
Kasus Stunting Tinggi Wakil Bupati Buka Kegiatan Audit Semester I

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya-Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinoor S Sos berkesempatan membuka secara langsung kegiatan Audit Kasus Stunting Semester I tingkat Kabupaten Murung Raya. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung A Kantor Bupati Mura ini turut di hadiri Kepala BKKBN Provinsi Kalimatan Tengah, seluruh jajaran OPD dan pemerintah kecamatan, tim teknis dan tim pakar audit kasus stunting serta para kepala puskesmas dari 10 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Murung Raya, Rabu (29/6/2022). Rejikinoor mengatakan upaya percepatan dan penanganan stunting ini sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021, dan saat ini kasus stunting di Murung Raya cukup serius. “Berdasarkan studi status gizi Indonesia (SSGI.red) tahun 2021, jumlah balita stunting di Kabupaten Murung Raya berada pada urutan ke 4 (empat.red) tertinggi di Provinsi Kalimatan Tengah atau sebanyak 31,8 persen,” kata Wakil Bupati saat menyampaikan sambutannya. Dia kembali menambahkan, berdasakan hasil pendataan keluarga tahun 2021 untuk keluarga beresiko stunting di kabupaten burjuluk “Tana Malai Tolung Lingu” ini sangat tinggi. “Standar target nasional luar biasa, yaitu di angka 14 persen, dan harus mampu kita mencapainya. Sehingga memerlukan perhatian kita semua untuk lebih focus dan serius dalam rangka mencapai target nasional,” tambahnya lagi. Menurutnya peran semua pihak, baik pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa serta seluruh masyarakat bersama dunia usaha aga dapat terus bersinergi dengan segala daya dan upaya untuk membantu pencapaian target nasional ini. “Pekerjaan ini memang bukan pekerjaan yang mudah namun punya tujuan yang mulia, yaitu menyiapkan generasi penerus kita yang sehat, cerdas dan berkualitas. Seperti kegiatan Dasyat (Dapur Sehat Atasi Stunting.red) perlu dukungan kita semua yang merupakan salah satu berntuk kampanye perubahan prilaku dengan memberikan pemahaman dan penyadaran kepada orang tua yang memiliki balita agar memperhatikan asupan gizi untuk terhindar dari ancaman stunting,” tutupnya. (Aseng)

.jpg)








.jpg)






