Breaking News
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
Kasus Gagal Bayar dan Lambatnya Penanganan Satgas Koperasi Bermasalah, Ratusan Korban KSP Indosurya

Jakarta (MegapolitanPos.com):Ratusan Korban KSP Indosurya Gelar Aksi Demo di Gedung KemenkopUKM akibat Lambatnya penanganan Satgas koperasi bermasalah. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk tuntutan terhadap kasus gagal bayar KSP Indosurya kepada anggota koperasi. Dalam orasinya Koordinator korban KSP Indosurya,Rikcy F Djong mengatakan salah satu tuntutan demo kali ini yakni harus diadakannya RAT offline ke semua anggota koperasi, yang mana pengurus koperasi indosurya menginginkan Rapat anggota Tahunan (RAT) melalui secara online. “Dalam perkoperasian itu harusnya kita sebagai anggota bisa mengikuti rapat tahunan dan mengikuti proses jalannya koperasi,” ujar Ricky pada wartawan,Kamis(28/7/2022). Dia menjelaskan, para anggota KSP Indosurya juga mengeluhkan keputusan sepihak yang dilakukan internal Indosurya dalam menentukan RAT “Maka itu sampai sekarang belum pernah kita diajak untuk rapat anggota,” jelasnya. Anggota merasa kecewa dengan di bentuknya Satgas koperasi bermasalah yang sampai saat ini , belum ditemukannya titik tengah antara pengurus dan anggota koperasi indosurya.yang hampir berjalan selama dua tahun dengan jumlah Empat belas ribu anggota. Terlihat Satgas koperasi bermasalah jalan di tempat. Sudah dua kali pertemuan para korban koperasi indosurya dengan Satgas koperasi bermasalah sampai saat ini belum ada perkembangan. Dalam demo tersebut akhirnya delapan perwakilan dari Aliansi korban indosurya di Terima menemui Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi ,Ahmad Zabadi. “Adapun pertemuan dengan para anggota aliansi, Ahmad Zabadi mengatakan akan menunda RAT Online KSP INDOSURYA CIPTA, Dalam batas waktu Yang belum di tentukan dan akan diatur ulang untuk Proses RAT secara Offline dengan melibatkan Pihak Kementerian Koperasi, ucapnya dalam pertemuan dengan para anggota aliansi indosurya di gedung KemenkopUKM dan anggota berharap adanya pembayaran yang lebih baik, lebih cepat. Dan lebih penting ada jaminan pembayaran dari koperasi indosurya.” pungkasnya.(ASl/Red/Mp).

.jpg)









.jpg)





