- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Daftar Segera..Kemenhub Sediakan 69 Ribu Tiket Mudik Gratis Kapal Laut
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- Biro SDM Polda Metro Jaya Jalin Kerjasama dengan Empat Perguruan Tinggi
- Menkop: Eksistensi Kopdes Merah Putih Merupakan Implementasi Dari Prabowonomics
- Paripurna III DPRD Barito Utara, Bupati Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Lima Raperda
- Anggota DPRD Barito Utara Semarakkan Safari Ramadhan di Lahei Barat, Pererat Silaturahmi Hingga Pelosok Desa
- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
Kaskogartap 1/Jakarta Brigjen Rano Tilaar Sebut Tugas Garnisun Menciptakan Harmonisasi antara Masyarakat Sipil dan Prajurit TNI

Keterangan Gambar : Kaskogartap 1/Jakarta Brigjen Rano Tilaar saat melakukan foto bersama dengan anggota Subgar 0502 Jakarta Utara dan Subgar 0504 Jakarta Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) 1/Jakarta, Brigjen Rano Tilaar menyebut, salah satu tugas Garnisun yakni menciptakan harmonisasi antara masyarakat sipil dan prajurit TNI, terutama dalam semangat menegakkan aturan hukum.
"Jadi salah satu tugas Garnisun kalau saya simpulkan adalah menciptakan harmonisasi antara masyarakat sipil dengan prajurit TNI. Dan harmonisasi ini tidak akan mungkin terwujud apabila (keduanya) sama-sama tidak patuh terhadap aturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Brigjen Rano saat memberikan paparan dan arahan kepada anggota Subgar Jakarta Utara, bertempat di Makodim 0502/JU, Selasa (13/12/2022).
Menurut Rano, meski penerapan aturan hukum berbeda, namun masyarakat sipil dan prajurit TNI tetap menghormati serta menempatkan hukum sebagai panglima tertinggi.
Baca Lainnya :
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Daftar Segera..Kemenhub Sediakan 69 Ribu Tiket Mudik Gratis Kapal Laut
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- Biro SDM Polda Metro Jaya Jalin Kerjasama dengan Empat Perguruan Tinggi
"Walaupun masyarakat sipil (penindakan) berlaku KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) umum dan oditur TNI menggunakan KUHP militer, tetapi mereka harus menganggap hukum itu sebagai panglima tertinggi," lugas Jenderal bintang satu ini.
Adapun kegiatan paparan Kaskogartap itu, turut dihadiri oleh Dandim 0502/JU Kolonel Inf. Frega Wenas Inkiriwang dan Kasubgar Jakarta Utara, Mayor Laut (PM) Billy Ranggamalela.
Kegiatan selanjutnya, Kaskogartap mengunjungi Subgar Jakarta Selatan. Kedatangan Kaskogartap disambut hangat oleh KaSubkogartap 0504/JS, Mayor Mar. Samsul Arifin dan personel Subgartap 0504/Jakarta Selatan.
Untuk diketahui, Gartap I/Jakarta merupakan organisasi militer di bawah Mabes TNI yang memiliki tugas pokok menegakkan hukum, disiplin dan tata tertib prajurit TNI dan PNS TNI di wilayah Jakarta serta wilayah penyangganya.
Disampaikan Brigjen Rano Tilaar bahwa Garnisun sendiri dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, secara eksternal adalah dalam rangka mengamankan komunitas masyarakat yang dilakukan oleh para tentara dari Matra Darat, Laut dan Udara.
Pada prinsipnya, lanjut Brigjen Rano, organisasi Satkowil (Satuan Komando Kewilayahan) dan organisasi Garnisun memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan citra positif organisasi militer di dalam hati masyarakat sipil, dengan menciptakan hubungan yang harmonis antara sipil-militer.
Sedangkan skema penegakkan hukum di dalam militer, prajurit TNI yang melanggar akan diproses oleh Garnisun dan dilakukan penyelidikan dan penyidikan di Polisi Militer serta tahapan oditurat militer dan disidangkan khusus di Pengadilan Militer.
"Pembinaan teritorial tidak akan terwujud apabila di wilayah tersebut banyak oknum prajurit yang bertingkah buruk," tandasnya.(*)

















