- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
Kapolda Metro Sebut Angka Kejahatan Selama 2023 Naik 32 Persen Dibanding Tahun 2022

Keterangan Gambar : Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto saat memimpin rilis akhir tahun 2023 Polda Metro Jaya (PMJ) di Balai PMJ
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Sepanjang tahun 2023, terjadi kenaikan angka kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebesar 32 persen. Hal itu diungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto saat memimpin rilis akhir tahun 2023 Polda Metro Jaya (PMJ) di Balai PMJ, Jakarta, Kamis (28/12/2023).
"Crime (Kejahatan) total secara keseluruhan yang dilaporkan di tahun 2023 mencapai 52.432 perkara mengalami kenaikan 32 persen dibanding tahun 2022, yang mencapai 39.589 perkara." kata Irjen Karyoto.
Selain kenaikan angka kejahatan, Irjen Karyoto juga menyebut jumlah penyelesaian terhadap perkara yang masuk sebanyak 37.453 perkara. Hasil ini menjadi catatan positif bagi Polda Metro Jaya untuk terus meningkatkan kinerja ke depan.
Baca Lainnya :
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
“Untuk crime clearance (penyelesaian perkara) sebanyak 37.453 perkara dan mengalami kenaikan. Totalnya naik, tentunya crime clearance juga naik,” lanjut Irjen Karyoto.
Secara rinci Irjen Karyoto memaparkan pencapaian pelaksanaan operasi kepolisian di jajaran Ditreskrimum, Ditreskrimsus, dan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
“Ditreskrimum sebanyak 32.884 kasus pada 2023. Perkara ini didominasi dengan kasus penipuan dan penggelapan. Kasus ini tidak bisa dicegah. Hanya sebagai informatif, yang sedang marak adalah penipuan melalui online. Himbauan sudah ada dimana-mana, namun biasanya memang melibatkan masyarakat kita yang belum paham tentang online sehingga dia mudah tertipu,” paparnya.
Kapolda Irjen Karyoto juga menyampaikan, tahun 2023 kasus tindak pidana penjualan orang (TPPO) disertai jual beli organ ginjal cukup menonjol. Begitu juga kasus perdagangan senjata api ilegal, penemuan jenazah di Cinere, penemuan mayat di Koja, Jakarta Utara.
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, lanjut Irjen Karyoto, jumlah kejahatan yang tercatat sebanyak 1.900 perkara. Jumlah ini meningkat 206 perkara atau 12 persen dibandingkan tahun 2022. Sementara untuk jumlah penyelesaian perkara sebanyak 1.313 perkara atau naik 67 perkara dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasus menonjol lainnya pengungkapan produksi film porno, penipuan penjualan tiket konser Coldplay, calo pekerja migran ilegal, dan kasus malpraktik kedokteran.
Kemudian Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada tahun 2023 terdapat 5.282 perkara atau meningkat 47 persen dibandingkan tahun 2022. Sedangkan total kasus yang diselesaikan sebanyak 4.235 perkara.(*/Anton)





.jpg)







