- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
Jakarta Kerendam, PJ GUBERNUR Heru Lebih Baik Mundur.
Terbukti, banjir yang saat ini melanda DKI Jakarta tidak dapat diatasi oleh Pj Gubernur

Keterangan Gambar : Agung Nugroho, Aktivis 98 dan Penggiat Sosial Kemanusiaan
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Banjir yang melanda DKI Jakarta seakan alam menjawab kesombongan Pj Gubernur DKI, Heru Budi dengan bangganya melanjutkan normalisasi Ciliwung yang seakan-akan hasil kerja gubernur sebelum yaitu Anies Baswedan dalam mengatasi banjir salah dan gagal.
Terbukti, banjir yang saat ini melanda DKI Jakarta tidak dapat diatasi oleh Pj Gubernur. Wilayah banjir yang meluas, dan periode surut yang lama membuat warga DKI menderita.
"Setahun jelang habis masa jabatan Anies Baswedan, banjir di DKI waktu surutnya tidak melebihi 10 jam. Artinya mitigasi banjirnya top markotop." ujar Agung Nugroho, Kabid Litbang Gerakan Aktivis Jakarta (GAJ).
Agung Nugroho, yang juga aktivis 98 ini menambahkan, bahwa di bawah kepemimpinan Heru Budi, banjir sudah masuk hari ke 3, malah makin meluas.
"48 RT terendam, ribuan warga mengungsi di tenda pengungsian. Ini bukti jika Pj Gubernur Heru tidak cakap bekerja dan tidak memahami masalah banjir di DKI" tambah Agung.
Harapan warga DKI mendapatkan pemimpin yang sekelas Anies Baswedan pupus dengan ketidakmampuan Pj Gubernur Heru mengatasi banjir di DKI.
"omong kosonglah, jika dibilang kerja 5 bulan setara kerja Anies Baswedan 5 Tahun. Terbukti mengatasi banjir saja tidak mampu. Lebih baik mundur saja" tegas Agung.


.jpg)













