- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Politisi PKB Safari Ramadhan Perkuat Kebersamaan Bersama Masyarakat Lahei
- Dewan Hasrat, Safari Ramadhan Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga Lahei
- Wujud Nyata Kedekatan Pemerintah Daerah, DPRD dan Masyarakat Safari Ramadhan di Bukit Sawit
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
Jakarta Kerendam, PJ GUBERNUR Heru Lebih Baik Mundur.
Terbukti, banjir yang saat ini melanda DKI Jakarta tidak dapat diatasi oleh Pj Gubernur

Keterangan Gambar : Agung Nugroho, Aktivis 98 dan Penggiat Sosial Kemanusiaan
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Banjir yang melanda DKI Jakarta seakan alam menjawab kesombongan Pj Gubernur DKI, Heru Budi dengan bangganya melanjutkan normalisasi Ciliwung yang seakan-akan hasil kerja gubernur sebelum yaitu Anies Baswedan dalam mengatasi banjir salah dan gagal.
Terbukti, banjir yang saat ini melanda DKI Jakarta tidak dapat diatasi oleh Pj Gubernur. Wilayah banjir yang meluas, dan periode surut yang lama membuat warga DKI menderita.
"Setahun jelang habis masa jabatan Anies Baswedan, banjir di DKI waktu surutnya tidak melebihi 10 jam. Artinya mitigasi banjirnya top markotop." ujar Agung Nugroho, Kabid Litbang Gerakan Aktivis Jakarta (GAJ).
Agung Nugroho, yang juga aktivis 98 ini menambahkan, bahwa di bawah kepemimpinan Heru Budi, banjir sudah masuk hari ke 3, malah makin meluas.
"48 RT terendam, ribuan warga mengungsi di tenda pengungsian. Ini bukti jika Pj Gubernur Heru tidak cakap bekerja dan tidak memahami masalah banjir di DKI" tambah Agung.
Harapan warga DKI mendapatkan pemimpin yang sekelas Anies Baswedan pupus dengan ketidakmampuan Pj Gubernur Heru mengatasi banjir di DKI.
"omong kosonglah, jika dibilang kerja 5 bulan setara kerja Anies Baswedan 5 Tahun. Terbukti mengatasi banjir saja tidak mampu. Lebih baik mundur saja" tegas Agung.















