- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
Investasi Rumah atau Bangunan dengan Bijak dan Berkelanjutan di Tanah Air

MEGAPOLITANPOS.COM - Para pekerja Indonesia di Malaysia rata-rata rata rata memiliki pendapatan sebesar tiga jutaan hingga lima jutaan setiap bulannya. Apabila mereka selesai kontraknya maka mereka menyambung pekerjaannya atau kembali ke Indonesia. Ketika pulang ke Indonesia menjadi pilihan mereka, maka uang yang mereka bawa ke Indonesia dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhannya, salah satunya adalah membangun atau memperbaiki rumahnya.
Pilihan membangun atau memperbaiki rumah ternyata bukan masalah yang sederhana. Ketika memperbaiki atau membangun rumah baru terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
Misalnya masalah finishing bangunan, seperti bahan lantai keramik. Sekarang ini begitu banyak pilihan bahan keramik, bukan hanya corak dan warna, tetapi juga ukuran yang sangat bervariasi.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Ketika bahan keramik ini sudah dibeli, maka pastikan ketika membeli keramik tersebut harus dilebihkan volumenya.
Hal ini dilakukan karena bahan keramik yang sudah dibeli belum tentu tersedia dalam jangka waktu satu atau dua bulan setelah prose pembangunan. Apabila jumlah keramik yang dibeli hanya secukupnya atau cadangan keramik tambahan kurang memadai, maka tidak heran apabila terdapat perbaikan atau penambahan keramik dikemudian hari, akan kesulitan mendapatkan keramik dengan kualitas yang sama.
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, Program studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana memberikan penyuluhan mengenai investasi bijak para tenaga kerja Indonesia yang pulang ke kampungnya.
Tema yang diangkat adalah bagaimana memanfaatkan uang secara bijak, khususnya yang berkaitan dengan membuat /memperbaiki rumahnya di Indonesia.

lokasi kegiatan di Kedah , Malaysia. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 januari 2024. Pembicara dalam kegiatan ini adalah Dr. Ir Tin Budi Utami, mewakili Dr. Ir Joni Hardi dan Dr. Ir M . Syarif Hidayat dari program studi Arsitektur.
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara Universitas Mercu Buana dengan Persatuan Masyarakat Indonesia Malaysia (PERMAI).
Acara tersebut dihadiri warga serta tokoh masyarakat, dari daerah tersebut. Acara dibuka oleh wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Ibu Dr. Ariani Kusumo Wardhani, M.Ds. CS.. Masyarakat menyambut baik acara dan juga antusias ikut dalam acara tersebut.
Selain paparan mengenai investasi rumah, acara ini juga diisi dengan Tanya jawab dan tukar pengalaman bagi warga Indonesia yang membangun serta memperbaiki rumahnya di Indonesia. ** (Jhn)


.jpg)









1.jpg)




