- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
Gelar Hasil Karya 2024: Menteri Abdul Muti Apresiasi LKP Hadirkan Pendidikan Bermutu, Peluang Kerja dan Usaha

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - 'Gelar Hasil Karya 2024' yang memamerkan hasil karya anak peserta didik dari berbagai lembaga kursus dan pelatihan (LPK) digelar di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, pada Selasa (17/12/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Tatang Muttaqin. Turut hadir sejumlah stakeholder dan para peserta didik dari lembaga pendidikan non-formal.
Dalam sambutannya, Mendikdasmen mengapresiasi, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) sebagai lembaga pendidikan non-formal yang meningkatkan keterampilan serta menciptakan daya saing lulusan vokasi pada dunia kerja.
Baca Lainnya :
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
Menurutnya, LPK selain memiliki peran penting untuk mewujudkan layanan pendidikan bermutu juga menghadirkan serta membuka peluang kerja dan usaha yang bisa diakses oleh semua peserta didik.
"Kami sudah bertemu dengan para penyelenggara kursus dan pelatihan. Berbagai macam kursus yang diselenggarakan (LPK) menghasilkan capaian-capaian yang sangat bermakna bagi putra-putri Indonesia untuk mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan," kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Mu'ti berujar, berbagai jenis keterampilan yang diajarkan oleh lembaga kursus dan pelatihan mampu melahirkan alumni yang kemampuannya diakui, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan, kursus dan pelatihan merupakan bagian yang integral dari sistem pendidikan dan pelatihan vokasi di Indonesia, karena program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja, yang saat ini terus berkembang, sekaligus membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang relevan. Melalui LKP, lanjut Tatang, para peserta didik bisa mendapatkan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).
"LKP merupakan salah satu satuan pendidikan non-formal yang memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mental untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing di berbagai bidang keterampilan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja," papar Tatang.
Selain itu, Tatang menuturkan, program ini memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang tidak lulus sekolah untuk tetap bisa memperoleh pekerjaan.
"Jadi (program) ini membantu anak-anak yang tidak sekolah untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan kerja atau sesuai dengan minat usahanya," tukasnya.
Dia juga berharap program PKW dan PKK yang diselenggarakan LKP ke depannya bisa menjangkau pedesaan dan daerah terpencil, sehingga bisa memfasilitasi anak-anak yang tidak sekolah karena keterbatasan akses.
"Kegiatan ini memberikan kesempatan juga kepada peserta didik dan lulusan lembaga kursus pelatihan untuk memamerkan karya keahlian dan sekaligus mendapatkan konsultasi pengembangan karier," pungkasnya.(*/Anton)




.jpg)












