Gandeng PT Telkom, HIPWI FKPPI Percepat Digitalisasi UMKM Keluarga Besar TNI Polri

By Anton MP 21 Jan 2023, 23:34:29 WIB UMKM
Gandeng PT Telkom, HIPWI FKPPI Percepat Digitalisasi UMKM Keluarga Besar TNI Polri

Keterangan Gambar : Penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) oleh Ketua Umum HIPWI FKPPI Toro Sudarmadi (rompi) dan GM Commerce & Community Service PT Telkom Indonesia Tbk, Yanto Setiawan.


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Guna mendorong literasi digital UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Indonesia, khususnya di Komunitas Keluarga Besar TNI-Polri, Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta Indonesia (HIPWI) FKPPI menjalin kerjasama dengan PT Telkom Indonesia Tbk. 

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) oleh Ketua Umum HIPWI FKPPI Toro Sudarmadi dan General Manager Commerce & Community Service PT Telkom Indonesia Tbk, Yanto Setiawan, dalam acara 'Gerak Kreatif UMKM HIPWI FKPPI', di Senayan PARK (SPARK), Jakarta Pusat, Sabtu (21/1/2023).

"Perjanjian dengan pihak Telkom dalam rangka meningkatkan literasi digital dan mempercepat digitalisasi UMKM di Keluarga Besar TNI-Polri, khususnya komunitas putra-putrinya," kata Toro Sudarmadi.

Baca Lainnya :

Diharapkan, lanjut Toro, pihak Telkom dapat membantu mewujudkan UMKM HIPWI FKPPI berkembang dan maju bersaing seiring peningkatan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

"Karena kita fokus pada UMKM, (diharapkan) banyak solusi-solusi dari Telkom yang akan membantu percepatan UMKM," tambahnya.

Sementara GM Commerce & Community Service PT Telkom Indonesia Tbk, Yanto Setiawan mengatakan, pihaknya bakal memberikan solusi dan mengajak HIPWI FKPPI untuk mempercepat digitalisasi UMKM di seluruh daerah.

"Jadi nanti kita akan roadshow bareng HIPWI FKPPI. HIPWI FKPPI punya komunitas di daerah-daerah. Jadi yang kluster UMKM binaan HIPWI yang ada di daerah akan kita bina, akan kita latih digitalisasinya dan produk-produknya kita masukkan ke dalam e-commerce," ujar Yanto.

Dia juga menambahkan, produk-produk UMKM binaan HIPWI yang ada di daerah akan dikelompok-kelompokkan sesuai kebutuhan pasar UMKM.

"Justru kita akan profile dulu UMKM di HIPWI seperti apa?, nanti kita bedakan per kluster. Masing-masing kluster punya karakter, jadi kita punya solusi masing-masing (kluster). Jadi akan kita kluster secara nasional," imbuhnya.

"Misalkan di daerah Jawa Timur, ternyata mayoritas UMKM-nya seperti ini. Jadi kita coba satukan. Jadi lebih kearah market berbasis komunitas, sehingga antara satu komunitas dengan komunitas lain saling interaksi (efisien collective, red)," papar Yanto.