Breaking News
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
Disbudpar Kota Tangerang Selenggarakan Sosialisasi Standarisasi Jasa Usaha Disvudpar

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-WaliKota Tangerang, Arief R. Wismansyah meminta kepada para stakeholder pariwisata di Kota Tangerang untuk lebih kreatif dalam menarik wisatawan datang ke kota yang terbatas potensi alamnya. “Kota ini tidak mempunyai potensi alam yang bisa menjadi tujuan wisata. Namun banyak yang datang ke Kota Tangerang untuk merasakan kuliner Tangerang. Dan ini harus bisa dimanfaatkan,” papar Arief saat memberikan sambutan secara daring pada Sosialisasi Standarisasi Usaha Pariwisata bagi pelaku usaha pariwisata yang digelar di Aula Kecamatan Tangerang. Oleh karenanya, Arief berharap agar para pelaku wisata bisa memanfaatkan kegemaran orang menikmati kuliner khas Kota Tangerang untuk memajukan industri wisata. “Kalau bicara pariwisata itu harus memunculkan kreativitas atau suatu hal yang baru untuk bisa menarik masyarakat atau wisatawan untuk berkunjung ke kota kita,” ucap Arief di acara yang diikuti oleh 200 orang pelaku usaha hotel, restoran, cafe, taman rekreasi, travel dan M.I.C.E (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition).
“Misalkan untuk restoran, bisa hadirkan menu makanan khas Kota Tangerang, terlebih kota kita disebut kota jajan jadi menunya ada ciri khas Kota Tangerang,” sambungnya.
Arief juga menuturkan, pembangunan kepariwisataan memerlukan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan di bidang pariwisata. Sehingga industri wisata bisa tumbuh di kota berjuluk kota seribu industri sejuta jasa.
“Dengan adanya kegiatan ini, para pelaku usaha juga bisa turut mempromosikan produk – produk asli Kota Tangerang sebagai bentuk semangat kita memajukan Kota Tangerang yang berahklakul karimah dan berdaya saing,” tutur Arief.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, SE, M.Si menerangkan kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Pariwisata RI.
“Maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi standarisasi jasa usaha pariwisata ini untuk meningkatkan pemahaman kepada masyarakat dan dunia usaha pariwisata dalam upaya peningkatan pelayanan, sumber daya manusia dan kualitas sarana penunjang,” tukas Mugiya.
Sebagai informasi, kunjungan wisatawan ke Kota Tangerang pada tahun 2022 sampai bulan Juni mencapai 538.988 wisatawan. Angka ini diharapkan akan terus naik mengingat berbagai kelonggaran pasca pandemi Covid-19.Adv

.jpg)








.jpg)






