Breaking News
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
Dikeluhkan, Galian PGN di Protes Warga

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Proyek Galian instalasi infrastruktur Gas yang dikerjakan PT. Gas Negara (PGN) menuai protes dari warga sekitar dan pengguna jalan. Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi pada Kamis (14/7/2022), pekerjaan galian sepanjang belasan KM tersebut selain menimbulkan kepadatan lalu lintas, proyek strategis nasional itu juga merusak badan jalan. Kepada wartawan Masril, Salahseorang warga Kutabumi, Pasar kemis Kabupaten Tangerang mengaku geram atas proyek pengerjaan galian tersebut, pasalnya pengerjaan itu disebutnya sebagai proyek ugal - ugalan lantaran tidak mengindahkan kenyamanan warga dan keselamatan pengguna jalan. "Merusak sisi badan jalan, Saya pernah mau terperosok ke lobang galian itu, ini sebenernya proyek negara untuk membuat mudah atau malah membuat celaka warga ?," tanya Masril. Selain Masril, Yohanes salahseorang warga yang kebetulan berdampingan dengan proyek galian itu juga mengaku terganggu, pasalnya akses masuk ke tempat usahanya terganggu. "Kita orang dagang, kita sih sebenernya tidak masalah dengan galian asalkan jangan mengganggu jalan masuk toko, kan orang jadi susah mau mampir ke toko," jelas Yohanes. Masih menurut Yohanes, pihak PGN sama sekali tidak memberikan sosialisai terkait informasi dampak akibat galian kepada masyarakat. "Ini sudah masuk musim ujan, PGN lihat dampaknya dong, karna galian itu bisa berakibat banjir karena drainase jalan dirusak untuk kepentingan galian pipa gas,” keluhnya. Dengan demikian, Ia berharap pemerintah kabupaten Tangerang dapat segera menertibkan galian itu, sehingga kenyamanan warga dan kemananan pengguna jalan dapat segera dikembalikan. "Macet iya, bikin rusak iya, masa iya kita yang harus negor ?, pemerintah kemana ?, apa jangan - jangan mereka ikutan kebagian dari proyek itu ?, " tanya Yohanes.Jhn

.jpg)









.jpg)





