Breaking News
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Bupati Tangerang Paparkan Kepada Negara Asia Pasifik Dan Afrika Tentang Keberhasilan Pengelolaan Sanitasi Sekolah

Keterangan Gambar : Bupati Tangerang Zaki Iskandar saat memaparkan kepada negara Asia Pasifik Dan Afrika Tltentang keberhasilan pengelolaan sanitasi sekolah secara daring
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang,-Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar berbagai keberhasilan program Sanisek kepada negara-negara Asia Pasific dan Afrika serta organisasi pemerhati lingkungan pada acara The 9th International Learning Exchange On Wash in Schools yang digelar secara daring.
Bupati mengungkapkan bahwa program Sanisek di Kabupaten Tangerang dimulai pada tahun 2013 dan bertujuan untuk membentuk lingkungan sekolah yang bersih, sehat dan nyaman.
"Program Sanisek ini merupakan program unggulan dan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang," ungkap Bupati Zaki kepada seluruh peserta yang terhubung melalui zoom, Selasa (13/09/22).
Bupati Zaki melanjutkan bahwa seiring dengan berkembangnya wilayah dan pemenuhan derajat kesehatan masyarakat, khususnya para pelajar di tingkat pendidikan dasar, Program Sanisek tersebut terus dikembangkan dan menyasar sekolah-sekolah dasar (SD) sampai dengan SMP, bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan maupun organisasi pemerhati lingkungan lainnya.
"Kami juga bekerja sama dengan USAID dan IUWASH dalam membangun dan juga mendesain dari bangun sanitasi sekolah tersebut," jelasnya
Bupati juga mengatakan banyak tantangan dan hambatan yang dialami dalam pelaksanaan program Sanisek. Dan dibutuhkan sekitar 3 sampai 5 tahun untuk dapat melihat hasil yang dapat dirasakan langsung, bukan hanya untuk para guru, peserta didik, orang tua tapi seluruh lingkungan sekolah.
"Dukungan kebijakan dari pemerintah dan seluruh stakeholder terkait sangat diperlukan untuk keberhasilan Program Sanisek ini," tuturnya.
Para peserta sangat antusias mengikuti jalannya diskusi dan terus menggali dengan berbagai pertanyaan bagaimana Bupati Zaki bisa
Salah seorang peserta Dr. Bella Monse, Ph.D selaku Regional Project Manager Supporting Hygiene Behavior Change for Pandemic Preparedness and Response in Schools GIZ Jerman mengungkapkan kekagumannya atas usaha dan kepemimpinan Bupati Zaki dalam pengelolaan sanitasi sekolah di Kabupaten Tangerang yang bisa dijadikan role model untuk wilayah lainnya.
"Great leadership will help that other districts will learn from. And the cukture of cleanliness is tobe seen in the picture from school," tulis Bela dalam kolom komentar.
Sementara itu, Mohammad Zainal, perwakilan dari Unicef Indonesia memuji keberhasilan Kabupaten Tangerang dalam pengelolaan sanitasi sekolah, mulai dari sisi dukungan kebijakan, anggaran sampai dengan pembangunan sanitasi sekolah. Dia melanjutkan dipilihnya Kabupaten Tangerang sebagai narasumber karena program Sanisek di Kabupaten Tangerang juga menjadi rujukan atau role model pengelolaan sanitasi sekolah secara nasional.
"Terima kasih atas kesediaan Pak Zaki selaku Bupati Tangerang yang mau berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pengelolaan sanitasi sekolah. Kami akan juga dorong program Sanisek ini bukan hanya jadi role model secara nasional namun juga internasional," ungkap Zainal.
(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

















