- Kurangi Kiriman ke Bantar Gebang, Kelurahan Cawang Terapkan Pengolahan Sampah dari Sumber
- Pengurus Baru KONI Ajukan Pinjaman Gedung Sekretariat ke Pemkot Blitar
- Menteri PU Dody: 222 Dapur MBG - SPPG di Daerah 3T Sudah Dibangun
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pramono Anung Pastikan Anggaran Kesehatan Tak Dipangkas, Resmikan Gedung Baru Puskesmas Matraman
- Perkuat Akses dan Ketahanan Wilayah, Danramil 01/Tln Lakukan Pembangunan Jembatan Garuda
- Koramil 07/Pda Bersama DLH Lakukan Aksi Bersih Lingkungan Di Perigi Baru
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah
- Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
- Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Sebagai Ideologi yang Hidup
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan menggelar upacara di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, Selasa (02/06/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Lainnya :
- Kurangi Kiriman ke Bantar Gebang, Kelurahan Cawang Terapkan Pengolahan Sampah dari Sumber
- Pengurus Baru KONI Ajukan Pinjaman Gedung Sekretariat ke Pemkot Blitar
- Menteri PU Dody: 222 Dapur MBG - SPPG di Daerah 3T Sudah Dibangun
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pramono Anung Pastikan Anggaran Kesehatan Tak Dipangkas, Resmikan Gedung Baru Puskesmas Matraman
“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Shalahuddin.
Menurutnya, tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya penting dalam menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga relevan sebagai landasan terciptanya perdamaian dunia.
Bupati menyebut Pancasila sebagai bintang penuntun yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman dan berbagai tantangan global. Ia menilai kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap diiringi dengan arah moral yang kuat.
Karena itu, Shalahuddin mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, serta religiusitas sebagai fondasi Indonesia yang kuat.
“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa,” tutupnya.
(Dd)



.jpg)













