- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
Bunda Guru Barito Utara Paparkan Strategi Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun di Konkerkab I PGRI

MEGAPOLITANPOS.COM- Muara Teweh – Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Utara Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Kamis (05/06/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PGRI Kalimantan Tengah Dr. Diplan, S.Pd., M.Pd., Ketua PGRI Kabupaten Murung Raya, Ketua PGRI Kabupaten Barito Selatan, Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara, jajaran pengurus PGRI Kabupaten Barito Utara, pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Barito Utara, kepala sekolah, guru, serta undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Maya Savitri Shalahuddin menyampaikan materi bertajuk “Jembatan Emas Pendidikan: Menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun melalui Implementasi SPMB 2026 dan SIP Pintar di Barito Utara”.
Ia menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sejak masa emas perkembangan anak. Menurutnya, akses pendidikan yang dimulai sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Melalui kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, Juknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, serta Program SIP Pintar 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen memastikan seluruh anak mendapatkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
"Diharapkan tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal dari layanan pendidikan maupun putus sekolah karena kendala ekonomi, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi," ujarnya.
Konkerkab I PGRI Kabupaten Barito Utara ini menjadi forum penting dalam menyusun program kerja organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
(Dd)



.jpg)






.jpg)





