- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Bunda Guru Barito Utara Paparkan Strategi Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun di Konkerkab I PGRI

MEGAPOLITANPOS.COM- Muara Teweh – Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Utara Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Kamis (05/06/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PGRI Kalimantan Tengah Dr. Diplan, S.Pd., M.Pd., Ketua PGRI Kabupaten Murung Raya, Ketua PGRI Kabupaten Barito Selatan, Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara, jajaran pengurus PGRI Kabupaten Barito Utara, pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Barito Utara, kepala sekolah, guru, serta undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Maya Savitri Shalahuddin menyampaikan materi bertajuk “Jembatan Emas Pendidikan: Menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun melalui Implementasi SPMB 2026 dan SIP Pintar di Barito Utara”.
Ia menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sejak masa emas perkembangan anak. Menurutnya, akses pendidikan yang dimulai sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Melalui kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, Juknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, serta Program SIP Pintar 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen memastikan seluruh anak mendapatkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
"Diharapkan tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal dari layanan pendidikan maupun putus sekolah karena kendala ekonomi, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi," ujarnya.
Konkerkab I PGRI Kabupaten Barito Utara ini menjadi forum penting dalam menyusun program kerja organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
(Dd)





.jpg)











