- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Budaya Adat Kirim Doa Kepada Leluhur, Tetap Terjaga oleh Penduduk Desa Panggungasri
Budaya Adat desa Panggungasri

Keterangan Gambar : Budaya Adat Kirim Doa Kepada Leluhur, Tetap Terjaga oleh Penduduk Desa Panggungasri
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Kemajemukan suku bangsa, adat, budaya, dan agama masih terus terjaga di bumi Nusantara, adat budaya dan tradisi tak akan pernah lekang dimakan zaman, seperti upacara ritual kirim doa kepada para leluhur cikal bakal sebuah tempat atau wilayah akan terus mengalir seiring perjalanan waktu.
Seperti pada acara bersih desa di Panggungasri kecamatan Panggungrejo, secara adat kegiatan ini masih ada, kirim doa dan sedekah bumi sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan karunia yang diterima oleh umat manusia dengan keberkahan yang melimpah.

Baca Lainnya :
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Masyarakat desa Panggungasri sangat meneladani perilaku dan budi pekerti luhur yang senantiasa taat kepada Sang Khalik. Seperti yang disampaikan oleh Joko Arnawan Kepala Desa Panggungasri kepada wartawan.
"Kami masyarakat desa Pangungasri merasa bersyukur karena memiliki sebuah desa yang subur makmur dengan segala keindahannya dan sangat asri, sebagai unjuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan melestarikan adat kejawen, maka kirim doa dan bersih desa tetap kita lakukan, sambil bermunajat kepada Sang Pencipta kami juga memohon agar warga kami, kita semua dijauhkan dari yang namanya balak," ungkap Joko Kades.
Dikatakan juga oleh Kades Panggungasri, Desa Panggungasri memiliki dua Dusun yaitu dusun Pangungasri dan dusun Kalisawit atau Kalirejo, desa ini berbatasan di sebelah barat Desa Bumiayu, Timur dengan Desa Salamrejo, selatan dengan Desa Sumberagung, utara dengan Desa Kedungwungu.
Masyarakat sangat bergantung pada hasil bercocok tanam meski termasuk daerah pegunungan, lembah dan ngarai, masyarakat masih kental juga dengan adat gotong royong dalam hal apapun, misalnya gerkan kerja bakti, pembangunan sarana prasarana desa, masyarakat selalu kompak membangun demi kemajuan desa Panggungasri.

"Meskipun warga kami terdiri dari berbagai macam agama masyarakat kami memiliki toleransi antar umat beragama yang sangat tinggi, gotong royong bahu membahu dengan tidak membedakan itu siapa, saling menghormati adalah kuncinya sebagaimana amanah Pancasila dan UUD 1945, mereka kita semua tetap dalam satu wadah dalam Kebhinekaan seperti ajaran Bung Karno Presiden pertama RI kit,"tandas Joko Arnawan.
Makna dari bersih desa itu sendiri masih ujar Kades Panggungasri, selain bermunajat, warga desa Panggungasri yang melakukan bersih desa di setiap sudut gang di lingkungan masing masing itu, masyarakat desa Panggungasri khususnya para sesepuh ini juga ingin mewariskan nilai adat budaya kita agar tetap lestari selamanya. Selain acara bersih desa, dalam rangka memperingati har kemerdekaan RI yang ke 77, dengan semangat patriotik warga menyelenggarakan bermacam macam lomba di masing masing RT. " Inilah wujud dari kekompakan warga kami, semua dilakukan dengan dasar iklas dan tulus, untuk peringatan HUT mereka gotong royong, yang penting meriah dan kita selalu kompak,"pungkas kades Panggungasri Joko Arnawan. (adv/za/mp)















