- Battle Mini Sound System Galang Dana Pembangunan Masjid Baitunnur
- Lepas Siswa Gen 64 MAN Barut, Bupati Tekankan Siap Hadapi Tantangan Global
- Ini Pesan Bupati Shalahuddin Saat Pelepasan Gen 64 MAN Barut
- Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak
- Miskan : Halal Bihalal 1447 H Pemersatu Warga PSHT Hamemayu Hayuning Bawono
- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
Ini Pesan Bupati Shalahuddin Saat Pelepasan Gen 64 MAN Barut

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Salahuddin melalui Asisten II Setda, Yaser Arafat, menghadiri kegiatan perpisahan Gen 64 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barito Utara Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Balai Antang Muara Teweh, Senin (13/04/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten III bidang Administrasi Umum H Yaser Arafat disampaikan bahwa para siswa telah berhasil menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa-siswi yang hari ini resmi dilepas. Keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja keras kalian, tetapi juga berkat bimbingan para guru serta doa dan dukungan orang tua,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga menaruh harapan besar kepada para lulusan agar dapat menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan bagi daerah. Kabupaten Barito Utara, lanjutnya, sangat membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, bertalenta, dan berdaya saing.
Momentum perpisahan Gen 64 ini disebut akan menjadi kenangan berharga bagi para siswa, mengingat proses panjang yang telah dilalui selama kurang lebih tiga setengah tahun menempuh pendidikan. Proses tersebut dinilai sebagai bentuk perjuangan dan pengorbanan untuk menjadi pribadi yang terdidik.
“Perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah menuju masa depan yang lebih baik. Jangan takut untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun mengembangkan karier sesuai kemampuan masing-masing,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Para lulusan diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, tekad yang kuat, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kami berharap kalian menjadi generasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat untuk terus belajar demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
(A)

.jpg)












