- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Abramovich Masih Penasaran Liga Champions

Keterangan Gambar : foto reuters
Megapolitanpos.com: Gelar juara
Liga Inggris sudah, gelar juara Piala FA pun sudah. Satu-satunya trofi
yang membuat Roman Abramovich penasaran tinggal trofi Liga Champions.
Sejak
Abramovich menjadi pemilik Chelsea pada tahun 2003, tiga gelar juara
Liga Inggris dan tiga gelar Piala FA sudah mampir ke Stamford Bridge.
Kesuksesan tersebut termasuk gelar juara ganda yang diraih The Blues
musim ini.
Tetapi prestasi Chelsea masih sebatas domestik. Kala
bertarung di kompetisi Eropa, dalam hal ini Liga Champions, John Terry
cs kerap keok duluan sebelum mencapai final.
Kesempatan terbesar
pernah mereka raih taun 2008 kala mereka tampil di final. Namun, 'Si
Biru' dibuat bertekuk lutut oleh Manchester United melalui drama adu
penalti.
"Tak diragukan lagi apa yang ada di pikiran Roman dan
kami sama, kami ingin menjuarai Liga Champions," ujar Terry dalam
wawancara dengan The Sun.
"Dia bilang, kami harus memenanginya
musim depan, meski dia juga senang dengan keberhasilan kami memenangi
gelar ganda musim ini."
Apa yang membuat Abramovich penasaran
ternyata juga dirasakan Terry. Sang kapten mengklaim, Chelsea kerap jadi
tim dengan permainan yang lebih baik dari tim lain, namun mereka tak
pernah keluar sebagai juara.
"Kami nyaris menjuarainya dalam lima
atau enam tahun terakhir. Dalam waktu-waktu itu, kami adalah tim
terbaik dalam kompetisi tersbut, tetapi kami tak pernah menjadi juara."
(detik sport)

















