Breaking News
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
Warga Keluhkan Polusi Bau Menyengat Diduga Dari PT Cing Khai Lie

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Warga desa Pisangan Jaya keluhkan bau menyengat yang keluar dari tungku penyulingan PT Cing Khai Lie Kampung Sarakan desa Sukasari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, yang memproduksi limbah B3 menjadi minyak diesel. Arif warga Pangedagan yang terkena dampak mengatakan Jumat (22/4/22), pada saat pabrik sedang melakukan produksi baunya sangat menyengat. "Bau yang tercium bahkan sampai membuat sesak nafas, saya kawatir bisa membahayakan sisi keluarga dan warga lainnya," ujarnya. Arif berharap pihak Perusahaan dapat mendengar keluhan warga dan jangan acuh atau abai, karena warga sangat kawatir dampak buruk terhadap kesehatan. Arif juga mengatakan beberapa perwakilan warga sekitar 10 orang Kamis malam (21/4/22) mendatangi lokasi pabrik, pada pertemuan tersebut warga menyampaikan keluhannya, oleh Jamal sebagai Humas PT Cing Khai Lie diarahkan untuk datang lagi kembali besok Jumat (hari ini Red.). Dede dari pihak staf PT Cing Kai Lie mengatakan mengakui bau, cuma sebentar hanya buang gas saja. "Paling semenit, tidak sampai Berjam jam atau berhari-hari, uji emisi juga sudah dilakukan oleh Dinas LH," ujarnya Dede juga menyampaikan untuk masalah izin semuanya lengkap dari Dinas LH sampai Kementerian. Dede juga mengatakan untuk lebih jelas lagi dan solusinya seperti apa silakan temui Jamal sebagai Humas perusahaan. "Nanti ketemu aja dengan pak Jamal dia Humas Perusahaan kami, karena saya cuma staf biasa tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut," pungkasnya. Pada saat di lokasi beberapa wartawan mencium aroma bau yang menyengat yang terbawa angin dari lokasi pabrik.Jhn


.jpg)













