Breaking News
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Tingkatkan SDM dan kemandirian perangkat desa

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Murung Raya (Mura) tahun anggaran 2022 ini siap menggelar program peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan kemandirian perangkat desa. Kepala Dinas DPMD Hj Asnawiyah SE melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Hendry Januardi mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan program pelatihan terpadu yang terpusat di masing masing desa. "Kami sudah buatkan konsep pelatihan untuk peningkatan SDM agar perangkat desa bisa mandiri dalam mengatur administrasi serta pelaporannya yang tujuannya mempermudah koordinasi dengan PLD, PD nya masing masing," kata Hendry saat di bincangi di ruang kerjanya, Jumat (20/5/2022). Lebih rinci dia menjabarkan pelatihan yang di rancang terpusat di desa masing masing ini akan melibatkan beberapa sektor yang nantinya akan bersama sama ikut langsung dalam konsep pelatihan ini. "Materinya seperti pelatihan aplikasi Siskeudes, aset desa, profil desa, RPJMdes, tupoksi perangkat desa dan BPD, perpajakan, dan peran dan fungsi inspektorat dalam pengawasan serta pembinaan," ujar mantan Sekcam Kecamatan Seribu Riam ini lagi. Dari sekian banyak materi tersebut, menurutnya telah sering di ikuti oleh masing masing perangkat desa sebelumnya di beberapa daerah baik di luar wilayah Provinsi Kalteng, namun masih belum bisa membawa perubahan yang signifikan bagi peningkatan kapasitas perangkat dan BPD desa itu sendiri. "Berangkat dari masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan dari para perangkat desa tersebut, sehingga agar lebih efektif lagi menurut kami lebih baik di laksanakan langsung di desa masing masing, agar lebih efektif, efisien dan murah di bandingkan mengikuti kegiatan yang sama namun di gelar di luar daerah," pungkasnya. (Aseng)

.jpg)






.jpg)








