- Ratusan UMKM Aceh Ikuti Workshop Pemulihan Usaha, Akses Modal hingga Pemasaran Diperkuat
- BNI Private Dinobatkan sebagai Best Private Bank in Indonesia 2026
- Bupati Shalahuddin Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Raya Shiratal Mustaqim
- Bupati Barito Utara Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan di Desa Batu Raya 1
- Sekda Muhlis Pimpin Rakor Penanganan Kelangkaan BBM, Satgas Segera Turun ke Lapangan
- Kunspek Komisi VIII, Maryono Dorong Dinas Damkar Segera Terwujud.
- Saldo Nasabah Raib Jutaan Rupiah Lewat QRIS, CBA: BCA Harus Tanggung Jawab dan OJK Lemah Pengawasan
- Bupati Barito Utara Tegaskan Penindakan Terhadap Pelangsir dan Penimbun BBM.
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
- Paska Insiden Keracunan Makan MBG Anggota DPR RI Nurhadi : BGN Diminta Perkuat Pengawasan Dapur MBG.
Sinergi PTPN I dan TNI Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Hilirisasi Tebu

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Tinjau Booth PTPN I
MEGAPOLITANPOS.COM, Malang – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengembangan hilirisasi tebu menjadi bioetanol. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi perusahaan dalam Panen Raya TNI Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat tinggi negara, di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta para kepala daerah dan direksi BUMN.
Dalam rangkaian acara, Presiden Prabowo bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau sejumlah booth yang menampilkan komoditas strategis serta produk hilirisasi nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah booth PTPN I (Persero).
Baca Lainnya :
Presiden beserta rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama PTPN I (Persero), Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.Si., IPU., ASEAN Eng., yang memaparkan pengembangan bioetanol hasil hilirisasi tetes tebu melalui anak perusahaan PTPN I, PT Energi Agro Nusantara (Enero).
"Melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), kami mengolah tetes tebu menjadi bioetanol dengan kapasitas produksi mencapai 100 kiloliter per hari. Bioetanol tersebut dimanfaatkan sebagai fuel grade ethanol untuk campuran bahan bakar, termasuk Pertamax Green 95. Selain itu, kami juga memproduksi extra neutral alcohol untuk kebutuhan kosmetik dan farmasi, spiritus, serta pupuk hayati," ujar Rivai.
Menurutnya, pengembangan bioetanol menjadi bagian dari strategi hilirisasi perkebunan yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas tebu sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan energi baru terbarukan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, BUMN, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa. Saya mengajak semua kekuatan bangsa, bersatulah untuk bangsa dan rakyat kita," tegas Presiden.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga menyampaikan bahwa Panen Raya TNI menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
"Capaian ini merupakan hasil kolaborasi TNI, pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Kami memohon arahan Bapak Presiden agar seluruh program yang kami jalankan tetap selaras dengan kebijakan pemerintah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia," katanya.
Panglima TNI menambahkan, hilirisasi tebu tidak hanya menghasilkan gula, tetapi juga berbagai produk bernilai tambah seperti molase, bioetanol, bahan baku industri dan farmasi, pupuk organik, hingga produk turunan lainnya yang berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
Melalui pengembangan bioetanol, PTPN I (Persero) terus memperkuat perannya sebagai perusahaan perkebunan nasional yang mendukung transisi energi sekaligus mendorong peningkatan daya saing industri berbasis komoditas perkebunan. Inovasi hilirisasi ini diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan ketahanan energi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.(AS/MP).
















