- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Hari Pramuka ke-65, Dandim 0506/Tgr Hadiri Upacara Kwarcab Tangsel.
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Pj. Bupati Pidie Sampaikan Pesan Pada Chief de Mission Meeting (CdM) PORA XIV
Kami mengharapkan untuk menjadikan PORA ini sebagai ajang silaturahmi seluruh masyarakat Aceh

Keterangan Gambar : Chief de Mission Meeting di Aula Suman Mark Pidie
MEGAPOLITANPOS.COM: Aceh-Pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) tinggal menghitung hari. Pemerintah Kabupaten Pidie dan KONI Aceh melaksanakan kegiatan Chief de Mission Meeting di Aula Suman Mark Pidie pada 23 November 2022.
Dalam kesempatan itu Pj. Bupati Pidie Berpesan kepada suruh Peserta Meeting agar menjadikan Pesta Olahraga ini sebagai momentum Mempererat Silaturahmi seluruh Masyarakat Aceh.
"Kami mengharapkan untuk menjadikan PORA ini sebagai ajang silaturahmi seluruh masyarakat Aceh" tuturnya di hadapan seluruh peserta Meeting.
"PORA ini bukan sebagai ajang berkompetisi dan juga persaingan, namun lebih sifatnya bertukar ilmu sehingga bertambah ilmu antar sesama kontingen" tuturnya.
Hadir dalam Meeting Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf, Pj. Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto, Ketua PB PORA XIV Pidie Samsul Azhar dan Unsur Kepanitiaan setempat.
"Kami Pemerintah Kabupaten Pidie hanya berusaha menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu-tamu yang hadir. Jadi secara keseluruhan untuk membangun nuansa kekeluargaan, tanpa ada kepentingan politik sehingga akan tercipta Keluarga Aceh yang sebenarnya" pungkasnya.










.jpg)





