Breaking News
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
Peran Generasi Milenial di Harapkan Mampu Menguasai Perangkat Digital

Jakarta(MegapolitanPos.com): Pesatnya perkembangan era digitalisasi telah menawarkan sederet kemudahan bagi para penggunanya. Hampir seluruh aktivitas kini dapat dilakukan dengan ruang serbadigital. Kebiasaan itu, kini dilakukan oleh hampir seluruh lapisan elemen masyarakat, terutama kaum milenial. Namun untuk menjalani aktivitas di dunia maya tersebut, para pengguna khususnya milenial di ingatkan untuk selalu berhati-hati dalam setiap menjalankan aktivitasnya di ruang digital. Jika tidak, beragam hal negatif akan menyertainya. Dalam hal ini, kecakapan pengguna dalam menjelajahi ruang digital sangat diperlukan. Untuk mengasah kecapakan itu, maka sangat diperlukan suatu literasi yang membahas ihwal kiat-kiat berselancar di dunia maya atau ruang digital. Demikian yang terungkap dalam webinar bertajuk "Ngobrol Bareng Legislator : Penguatan Literasi Digital untuk Membentuk Karakter Milenial", yang digelar Kamis kemarin (7/4/2022). Anggota DPR RI, Alimin Abdullah mengatakan bahwa sangat penting pada abad digital ini untuk generasi milenial menguasai dan mampu menggunakan perangkat digital maupun perangkat internet dengan baik. Oleh karenanya penguatan literasi digital menjadi sangat penting yang nantinya akan memberikan informasi serta pengetahuan kepada kita semua. "Jika generasi milenial telah mampu menggunakan, memanfaatkan serta berkontribusi pada ruang digital dan media internet, sangat diharapkan pada generasi milenial untuk memberikan kesan positif serta berperan pada ruang digital pada saat ini dan pada masa yang akan mendatang," katanya. Senada dengannya, Tenaga Ahli DPR RI, M. Hariman Bahtiar menuturkan bahwa literasi digital ini akan mampu membantu para kaum milenial untuk dapat memahami dan memakai informasi dari berbagai sumber, yang bisa diakses melalui komputer. "Dari buku Literasi Digital, UNESCO menjelaskan tentang literasi digital yang berhubungan dengan life skills (kecakapan). Kemampuan ini tak hanya melibatkan teknologi saja, tetapi kemampuan untuk belajar, berpikir kritis, kreatif, dan inovatif untuk kompetensi digital," jelasnya. Sementara itu, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan menjelaskan bahwa dalam hal ini, Kementerian Kominfo hadir untuk menjadi garda terdepan dalam memimpin upaya percepatan transformasi digital Indonesia. Menurutnya, Kemenkominfo memiliki peran sebagai regulator, fasilitator, dan ekselerator di bidang digital Indonesia. "Berbagai pelatihan literasi digital yang kami berikan berbasis empat pilar utama, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital, dan pemahaman digital. Hingga tahun 2021 tahun program literasi digital ini telah berhasil menjangkau lebih dari 12 juta masyarakat Indonesia," tutupnya.(ASl/Red/MP).


.jpg)







.jpg)





