Breaking News
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
- PB PRSI Audiensi dengan Kemenpora RI, Siapkan Olimpiade Robotika Indonesia 2026
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
- Bagikan Daging Kurban DPD Golkar Kabupaten Blitar Wujudkan Kegotongroyongan
Penjabat Bupati Barsel Punya Dua PR Besar

MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) – Anggota DPRD Barsel H Raden Sudarto, setidaknya ada dua pekerjaan rumah atau PR yang harus diselesaikan Pj Bupati Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng), Lisda Arriyana. Karena hal-hal itu belum bisa diselesaikan oleh bupati sebelumnya. PR pertama, kata pria yang biasa dipanggil H Alex itu, adalah penyelesaian pembayaran tambahan penghasilan (Tamsil) atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sampai saat ini belum terealisasi. “Soal tamsil inikan kami sudah beberapa kali menegaskan agar bisa diselesaikan (dibayarkan) sebelum masa jabatan bupati (Eddy Raya Samsuri) berakhir. Tapi kenyataannya sampai sekarang itu belum juga terselesaikan,” sebut H Alex, Juma’at (27/5/2022) kemaren, saat di wawancara wartawan ini di ruang kerjanya. Kemudian PR kedua, lanjut dia, terkait laporan pertanggungjawaban Bupati Barsel periode 2017-2022 tahun anggaran 2021 yang saat ini masih bergulir dalam pembahasan panitia khusus (Pansus) DPRD. “Saat ini kan pansus masih bekerja yang nantinya kan pasti akan merekomendasikan beberapa hal. Nah, otomatis itukan nanti menjadi tanggung jawab Pj Bupati yang sekarang untuk menyelesaikannya,” kata H Alex. Anggota Komisi III DPRD Barsel itu menjelaskan, salah satu poin yang menjadi perhatian dari LPJ Bupati sebelumnya, adalah tidak tercapainya target pendapatan asli daerah (PAD). “Salah satunya yang menjadi sorotan kita di Pansus adalah PAD yang tidak mencapai target. Artinya, itu akan menjadi PR bagi Pj Bupati untuk mengevaluasi, kenapa sampai terjadi. Apakah karena rendahnya kinerja atau ada hal lain yang menjadi penyebabnya,” pungkas Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Barsel itu. ” Ini kalau Ibu Pj bisa menyelasaikannya itu sangat luar biasa,” tegasnya.(Ades/Red/MP).

















