Breaking News
- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
Penderita Kanker Payudara di Pakuhaji Terima Bantuan Kursi Roda

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Sahabat Kehidupan Dan Yayasan SAYAP (Sayangi Anak Yatim Piatu) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan bantuan berupa sembako dan kursi roda baru, untuk Meringankan aktifitas seorang Ibu rumah tangga yang menderita kanker payudara selama 2 tahun. Hartati usia 43 tahun, Alamat RT.001/RW.001 Kp Kramat Jarak Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Selama melakukan pengobatan di RSUD Kabupaten Tangerang, keluarga mengharapkan tindakan yang lebih cepat dalam penangananya. Gusti dari sahabat kehidupan mengatakan saat pandemi ini, ada masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Apalagi Sangat butuh biaya operasional Untuk Kontrol Ke Rumah Sakit. "Ini kan kasihan suaminya juga sudah tidak bekerja,” Ujarnya. Lida Melani (58) mewakili Yayasan SAYAP ( Sayangi Anak Yatim Piatu ) menyampaikan donasi sebuah kusrsi roda untuk memudahkan aktivitas Hartati. Dalam kesempatan Lida juga memberikan motivasi untuk menguatkan pasien dan memimpin doa bersama untuk kesembuhannya. "Harapan kita semua adalah, ketika banyak hati orang baik yg tergerak untuk peduli dan terpanggil untuk berbagi dengan rasa kasih, maka jalan untuk kesembuhan bagi ibu Hartati lebih terbuka. Terlebih jika Dinas kesehatan dan Dinas Sosial juga terpanggil untuk turut membantu proses kesembuhan beliau," tutupnya.(*/Red/MP)


.jpg)




.jpg)








