Breaking News
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
Penderita Kanker Payudara di Pakuhaji Terima Bantuan Kursi Roda

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Sahabat Kehidupan Dan Yayasan SAYAP (Sayangi Anak Yatim Piatu) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan bantuan berupa sembako dan kursi roda baru, untuk Meringankan aktifitas seorang Ibu rumah tangga yang menderita kanker payudara selama 2 tahun. Hartati usia 43 tahun, Alamat RT.001/RW.001 Kp Kramat Jarak Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Selama melakukan pengobatan di RSUD Kabupaten Tangerang, keluarga mengharapkan tindakan yang lebih cepat dalam penangananya. Gusti dari sahabat kehidupan mengatakan saat pandemi ini, ada masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Apalagi Sangat butuh biaya operasional Untuk Kontrol Ke Rumah Sakit. "Ini kan kasihan suaminya juga sudah tidak bekerja,” Ujarnya. Lida Melani (58) mewakili Yayasan SAYAP ( Sayangi Anak Yatim Piatu ) menyampaikan donasi sebuah kusrsi roda untuk memudahkan aktivitas Hartati. Dalam kesempatan Lida juga memberikan motivasi untuk menguatkan pasien dan memimpin doa bersama untuk kesembuhannya. "Harapan kita semua adalah, ketika banyak hati orang baik yg tergerak untuk peduli dan terpanggil untuk berbagi dengan rasa kasih, maka jalan untuk kesembuhan bagi ibu Hartati lebih terbuka. Terlebih jika Dinas kesehatan dan Dinas Sosial juga terpanggil untuk turut membantu proses kesembuhan beliau," tutupnya.(*/Red/MP)

.jpg)






.jpg)








