- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
MenKopUKM Ajak Alumni UNDIP Tingkatkan Rasio Kewirausahaan Indonesia

Megapolitanpos.com, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengajak Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP) untuk ikut meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia.
Menurut MenKopUKM Teten Masduki, ikatan alumni perguruan tinggi punya peran penting agar Indonesia segera masuk dalam kategori negara maju dengan masyarakat yang sejahtera.
Dalam hal ini, dia menawarkan kerja sama dengan IKA UNDIP untuk membangun inkubator bisnis di lingkungan kampus guna menyiapkan anak muda atau mahasiswa untuk menjadi wirausaha.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
"Untuk menyongsong 2045 kita diprediksi menjadi empat kekuatan ekonomi dunia. Selain infrastruktur, kita juga perlu peningkatan wirausaha. Itu pendekatannya inkubator dengan memanfaatkan jejaring alumni yang bekerja di swasta dan pemerintah untuk memupuk entrepreneur. Kita harus siapkan mereka menjadi bagian job creation," ucapnya dalam Rapat Kerja Nasional Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP) di Jakarta, Sabtu malam (25/2).
Lebih lanjut, Menteri Teten mengatakan bahwa ikatan alumni punya peran penting untuk menjadi bagian ekosistem Indonesia yang modern.
Pihaknya kini tengah menyiapkan rasio wirausaha Indonesia untuk naik. Karena untuk menjadi negara maju, Indonesia perlu rasio kewirausahaan yang kuat minimal 4 persen.
"Kita baru 3,7 persen. Negara maju sekitar 7 sampai 12 persen. Singapura 8,6 persen entrepreneur. Thailand dan Malaysia di atas juga. Ini harus disiapkan," kata Menteri Teten.
Teten menegaskan peran perguruan tinggi untuk evolusi UMKM menjadi wirausaha maju sangat luar biasa. Dia mencontohkan, Universitas Nottingham dan Universitas Melbourne telah berhasil menjadi perguruan tinggi yang mengembangkan kewirausahaan.
Berkaca dari hal itu, dia mendorong perguruan tinggi untuk mengubah pola pikirnya agar wirausaha di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.
"Jadi setiap tahun ada 3,5 juta lulusan SMA sampai universitas dan 1,7 persen di antaranya adalah sarjana yang mau masuk kerja. Kalau kampus masih siapkan mahasiswanya untuk jadi pegawai swasta atau pemerintah, kita punya masalah yakni angka pengangguran yang tinggi," tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP IKA UNDIP Abdul Kadir Karding menambahkan bahwa IKA UNDIP siap menjadi inkubator bisnis untuk menyiapkan peningkatan pelaku usaha di Indonesia guna menyongsong Indonesia Emas 2045.
"IKA UNDIP dapat menjadi inkubator. Nantinya kita bisa scale up alumni atau mahasiswa sehingga punya keterampilan bisnis. Kita juga akan membuka jaringan sektor usaha agar mahasiswa bisa magang dan dapat pelatihan dari perusahaan. Peran alumni di semua sektor bisa melakukan ini," kata Karding.(ASl/Red/MP).





.jpg)











