Breaking News
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di ladang Tebu

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Masyarakat desa Tambakrejo, sempat digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di gubug ladang tebu, di atas bukit sekitar pantai Legundi, desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Blitar, Minggu (06/03/22) sekitar pukul 07.00 WIB. Edi Suyono alias Kampret (47 ) Pekebun warga Dsn. Krajan Desa Tambakrejo Kec. Wonotirto dan Marwan (42) warga Dsn.Krajan Rt.2/4 Ds.Tambakrejo Kecamatan Wonotirto, yang melihat mayat tersebut. "Pada tanggal 6 Maret 2022 sekira pukul 07.00 Wib, saksi Edi Suyono ketika tiba di gubug dilahan tebu miliknya, melihat ada mayat Mr.X yang tergelatak di sebelah utara gubug miliknya, mengetahui hal tersebut Edi Suyono menghubungi Marwan, atas kejadian itu keduanya melaporkan ke Polsek Wonotirto," ungkap Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Udiono. Selanjutnya dari laporan warga tersebut, anggota Polsek Wanotirto kemudian meneruskan laporan ke Piket Reskrim Polres Blitar. "Setelah itu petugas datang dan melakukan olah TKP dan diketahui mayat Mr.X tersebut memiliki ciri-ciri seorang laki-laki, umur kurang lebih 50 tahun, Rambut pendek, telanjang badan, badan kurus, dengan tinggi badan 60 cm," imbuhnya. Untuk selanjutnya mayat korban di evakuasi oleh anggota Polres dan dibawa Ke RS.Ngudi Waluyo Wingi Blitar utk dilakukan Visum. "Sementara dari informasi warga sekitar kepada petugas, menyatakan kalau korban adalah orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ ) yang sering berada di sekitar daerah desa Tambakrejo.(za/mp)

.jpg)






.jpg)








