- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
- Hasil Pemilihan RW 02 Tirtajaya, Sugianto Menang dan Ajak Warga Tinggalkan Perbedaan
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
Ketua INKAI Kota Tangerang Pertanyakan Anggaran Penjaringan Atlit Cabor Karate Popda XI Banten

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XI Banten dan akan diikuti sebanyak 581 atlet tingkat antar pelajar di Kota Tangerang memperebutkan Piala Walikota Tangerang 2023, adapun cabang olahraganya beragam.
Salah satunya, cabang olahraga karate Kota Tangerang tahap seleksi penjaringan atlet telah dilaksanakan di Gor Jatiuwung terhitung selama 2 (dua) hari yakni dari tanggal 4 – 5 November 2023.
Kendati hal tersebut, Frits Marsel SH,MH,M.Th yang juga sebagai Ketua Institut Karate do Indonesia Kota Tangerang saat ditemui di Sekretariat INKAI Kota Tangerang mengungkapkan dengan tegas dirinya mempertanyakan pelaksanaan Seleksi Penjaringan Atlit untuk Popda XI Banten yang di lakukan oleh Forki Kota Tangerang.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
"Diketahui bersama bahwa dimana tahun besok 2024 Kota Tangerang sebagai tuan rumahnya," ungkap, Bung Frits (panggilan akrabnya). Senin, (13/11/2023).
Sambung dia, apakah biaya penjaringan tersebut di biayai oleh Pemerintah atau tidak. Jikalau di biayai kok kenapa masih di pungut bayar pendaftaran sebesar Rp 150 ribu per atlit untuk kelas kumite dan Rp. 200 ribu per tim, juga untuk kelas katak beregu.
"Dan kenapa Penjaringan Atlit tersebut di barengi dengan kejuaraan Piala Walikota dan yang seharusnya penjaringan itu dilaksanakan dalam 2 (dua) hari itu kenapa disingkat menjadi satu hari saja," sambungnya.
Lebih lanjut, Ketua Institut Karate do Indonesia Kota Tangerang menegaskan, Forki Kota Tangerang itu membawahi setiap perguruan karate yang ada di Kota Tangerang dan bukan membawahi Club - Club tapi kenapa proposal kejuaraan Piala Walikota pertandingannya antar Club.
"Ini tentu sudah menyalahi aturan yang ada dan membuktikan bahwa Ketua Forki Kota Tangerang tidak mengerti aturan," tegasnya.
Dirinya dalam waktu dekat, prihal ini akan diteruskan untuk menemui dan mempertanyakan langsung kepada Dispora Kota Tangerang. Tujuannya, agar tidak menjadi bumerang di kemudian harinya. ** (Red)




.jpg)










