- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
Kementerian P2MI Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Pekerja Migran Indonesia yang Bekerja di Hong Kong

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Seorang Pekerja Migran Indonesia bernama Mevi Novitasari (25) asal Cilacap, Jawa Tengah, menjadi korban pembunuhan di Hong Kong. Diketahui korban telah bekerja selama tiga tahun sejak tahun 2021 melalui PT Vita Melati Indonesia (telah memperpanjang kontrak).
Korban ditemukan tewas di Waterfall Bay Park, Hong Kong pada Senin (28/10/2024). Kepolisian Hong Kong telah menahan terduga pelaku yang saat itu ada di lokasi kejadian melalui CCTV.
Plt. Dirjen Pelindungan KPPMI/BP2MI, I Ketut Suardana, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.
Baca Lainnya :
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
"Saya mewakili pemerintah Indonesia mendoakan semoga arwah almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada pelaku, kami berharap mendapat hukuman yang tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Hong Kong," jelas Ketut.
Kementerian PPMI/BP2MI melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Cilacap telah mengunjungi rumah dan bertemu dengan orang tua kandung korban di Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa (1/11/2024).
"Korban meninggalkan seorang anak berumur lima tahun. Keluarga telah mengetahui korban meninggal melalui informasi dari petugas KJRI Hong Kong yang menghubungi. Saat itu, di rumah keluarga korban, hadir pula Kepala Desa Bulaksari Bapak Sutarto, perwakilan dari Polsek, Koramil, Satpol PP dan dari Kecamatan Bantarsari serta RT/RW setempat," jelas Ketut.
Adapun mengenai santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan akan segera diserahkan kepada ahli waris atau keluarga, mengingat kepesertaan korban yang masih aktif.
"Saat ini jenazah korban masih berada di Hong Kong untuk proses autopsi hingga uji toksikologi. Jika seluruh prosedur yang dibutuhkan penegak hukum Hong Kong telah rampung, Kementerian PPMI akan berkoordinasi membantu mengurus proses kepulangan jenazah, serta kami akan memastikan jenazah tiba di kampung halaman yang direncanakan dikebumikan di TPU Jatijajar Bantansari Cilacap, Jawa Tengah," tutup Ketut. ** (Anton)





.jpg)




.jpg)






