- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Dandim 0506/Tgr Pimpin Momen Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama.
- Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti.
Ikut Melepas Keberangkatan 233 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan, Bos Garuda Indonesia Ungkap Kebanggaan

Keterangan Gambar : Pelepasan 233 Pekerja Migran Indonesia Program Government to Government dihadiri Vice President PT Garuda Indonesia, Arsena Permasadhie bersama Kepala BP2MI Benny Rhamdani beserta jajarannya.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani bersama Vice President PT Garuda Indonesia Arsena Permasadhie melepas keberangkatan 233 Pekerja Migran Indonesia (PMI) program Government to Government (G to G) Korea Selatan (Korsel), di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (15/8/2023).
Saat memberikan sambutan, Arsena mengungkapkan kebahagiaan sekaligus kebanggaannya terhadap para pekerja migran Indonesia yang akan berangkat bekerja ke Korsel.
"Saya melihat dari mata adik-adik yang memiliki semangat dan mimpi yang besar untuk sukses bekerja ke negeri orang. Kami dari Garuda Indonesia siap mendukung dan memberikan pelayanan terbaik bagi adik-adik semua, salah satunya dengan menyediakan layanan check in khusus bagi Pekerja Migran Indonesia di Korsel, jadi kalian tidak perlu antri bersama penumpang umum di bandara," jelas Arsena yang disambut tepuk tangan meriah.
Baca Lainnya :
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
Senada dengan itu, Kepala BP2MI juga menyampaikan bagaimana perubahan tata kelola dan layanan yang telah diberikan kepada para Pekerja Migran Indonesia.
"Inovasi terus kami lakukan, salah satunya merupakan mimpi besar saya sejak menjabat sebagai Kepala BP2MI. Hal itu adalah bagaimana agar kita memiliki single big data, sistem pelindungan bagi para pekerja migran yang memuat seluruh data mereka. Akhirnya terwujudlah dengan Command Center di BP2MI," ungkap Benny.
Lanjut Benny, selama 15 tahun berdiri, sejak bernama BNP2TKI hingga berganti menjadi BP2MI kini, data-data pekerja migran tidak terpusat dan berbeda-beda menurut masing-masing instansi, seperti pada Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Ketenagakerjaan.
"Setelah ada Command Center BP2MI, sistem ini menjadi sumber data resmi Pekerja Migran Indonesia. Ini bukti bahwa kita harus bisa mewujudkan inovasi yang menjadi perubahan positif di era keterbukaan ini. Jangan sampai terulang lagi kejahatan-kejahatan masa lalu yang menimpa para pekerja migran kita," terang Benny.
Dalam kegiatan ini hadir pula siswa-siswi SMK 68 Jakarta yang menerima informasi peluang kerja luar negeri secara resmi dan prosedural. Kepala BP2MI mengungkapkan agar para siswa ini menangkap peluang untuk bekerja ke luar negeri.
"Mereka adalah penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Kalian ada yang ingin bekerja ke luar negeri? Carilah peluang kerja yang prosedural dengan du keuntungan, yaitu memiliki gaji besar serta mendapatkan transfer of knowledge yang membawa hal positif pulang ke Indonesia," tutup Benny.(**)

.jpg)














