Breaking News
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Driver Online Sambangi Dishub Sulsel, Eeng : Aplikasi Seperti Menindas Kami

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar-Driver online menjerit, Bagaimana tidak ditengah pandemi kebutuhan seakan mendesak ditambah lagi pihak aplikasi diduga tidak memperhatikan kesejahteraan dari pada mitra drivernya. sebagaimana yang dialami oleh para driver angkutan online. Jumat, (13/5/2022). Hal itulah yang mendasari seperti yang telah diberitakan sebelumnya dimana mereka (Driver Online) akan menggelar aksi demo besar-besaran jika permasalahan tersebut tidak mendapat respon dari pihak aplikator maupun pemerintah terkait. Menindaklanjuti hal tersebut. Beberapa Perwakilan ketua komunitas Driver taksi online mendatangi kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi selatan pada Selasa 10 Mei 2022. Untuk mempertanyakan progres tuntunan mereka, Diantaranya penyesuaian tarif dan Alokasi order. "Kedatangan Kami ke dishub provinsi Sulsel untuk mempertanyakan surat yang masuk sejak tanggal 12 Januari 2022 yang hingga kini belum mendapatkan respon," Ujar Eeng Kepada Pewarta Jum'at (13/5/2022). Dalam pertemuan tersebut pihaknya menyampaikan beberapa poin penting termasuk dalam penerapan permenhub 118 yang terkesan setengah hati yang nantinya bisa mendapat respon dari pihak aplikasi maupun pemerintahan "Saya dan rekan driver menuntut agar mekanisme penyesuaian tarif segera bergulir dan hilangkan sistem prioritas dan non prioritas serta alokasi order," Tambahnya. Lebih lanjut, Eeng mengatakan dimana terdapat perbedaan jarak kilometer jemputan ke lokasi antar penumpang dengan tarif dianggap tidak relevan. "Tak hanya itu para Driver taksi online tersebut juga menyayangkan adanya pembagian klasifikasi Order yang tidak merata yang dianggap adalah suatu penindasan bagi Kami." Tegas Eeng. Dimana dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perhubungan melalui Ibu Sri Wahyuni Selaku Sekretaris Dishub didampingi oleh Anis Kepala Bidang Transportasi Darat Provinsi Sulsel Merespon baik kedatangan mereka. "Alhamdulillah sesuai hasil pertemuan kemarin dengan perwakilan Driver online. Maka Dishub akan menindaklanjuti dengan mengundang stakeholder terkait pada hari selasa 17 Mei mendatang", Ucap Sri Mulyani Kepada Awak Media Jum'at (13/5/2022). Ia juga mengatakan melalui kabid angkutan darat, Sesuai harapan teman driver online akan diakomodir dengan memanggil stakeholder untuk didudukkan bersama.Tauviq

.jpg)






.jpg)








