Ditreskrimum Polda Metro Rilis Kasus Judi Online dan Sabung Ayam, 124 Orang Jadi Tersangka

By Sigit 01 Agu 2024, 07:33:17 WIB DKI Jakarta
Ditreskrimum Polda Metro Rilis Kasus Judi Online dan Sabung Ayam, 124 Orang Jadi Tersangka

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 2 kasus judi online dan 1 kasus judi Sabung Ayam di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan, bahwa ketiga kasus tersebut merupakan pengungkapan kasus dalam kurun waktu tiga bulan dibeberapa TKP wilayah Jakarta, Bekasi dan sekitarnya. Dan berhasil mengamankan sebanyak 124 orang tersangka.

“Dari 124 tersangka, sebanyak 66 tersangka judi online dan 20 tersangka judi sabung ayam kami lakukan penahanan, sedangkan 38 tersangka pemain judi sabung ayam tidak dilakukan penahanan karena dikenakan Pasal 303 bis dengan ancaman hukuman dibawah 5 tahun penjara namun proses hukum tetap berjalan," kata Wira dalam konferensi pers di Ruang Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (31/7/2024).

Baca Lainnya :

Wira menjelaskan bahwa peran tersangka judi online merupakan penyelenggara atau yang memberikan kesempatan kepada khalayak umum untuk dapat melakukan perjudian yang dapat diakses dan dimainkan secara online.

“Untuk dapat melakukan perjudian secara online pemain harus memiliki akun dan melakukan deposit dengan menggunakan uang asli dengan cara mentransferkannya ke rekening, e-wallet atau pulsa yang disediakan oleh penyelenggara pada halaman website perjudian online," ujarnya.

Dijelaskan Wira, ada sejumlah permainan judi yang ditawarkan pada website perjudian online.

"Diantaranya: slot, live casino, domino, bakarat, tambak ikan, blackjack, poker, roulette, judi olahraga dan lainnya," paparnya.

Kemudian tersangka judi sabung ayam merupakan penyelenggara yang menyediakan arena, mengatur jadwal dan jalannya pertandingan serta para pemilik ayam yang dijadikan sarana untuk berjudi. 

“Untuk dapat memasuki arena sabung ayam penonton dikenakan biaya sebesar 50 ribu rupiah, yang hasilnya akan diberikan kepada penyelenggara sabung ayam," ungkapnya.

Dari pengungkapan kedua kasus tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa laptop, PC, handphone, modem, buku tabungan, kartu ATM yang digunakan untuk judi online serta arena sabung ayam beserta perlengkapanya dan uang tunai ratusan juta rupiah.

Selanjutnya pihak Kepolisian bekerjasama dengan Kemenkominfo dan PPATK guna melakukan pemblokiran situs judi online dan menelusuri aliran dana hasil perjudian.

Atas perbuatannya, para tersangka penyelenggara perjudian online dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan atau Pasal 27 ayat (2) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.

Sedangkan para tersangka penyelenggara sabung ayam dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.(*/Anton)




  • Ditbinmas Polda Metro Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Bareng Ormas

    🕔09:58:13, 30 Jul 2026
  • Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah

    🕔01:27:25, 28 Jul 2026
  • Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir

    🕔23:52:20, 28 Jul 2026
  • Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Kopassus

    🕔19:30:24, 24 Jul 2026
  • Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Kebakaran, APAR Disiapkan di Tiap RW

    🕔00:05:13, 22 Jul 2026