- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Dikeluhkan, Kadisdik Makassar Diminta Evaluasi Kepsek SD Inpres Borong

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar – Kepala Sekolah SD Inpres Borong dikeluhkan oleh orangtua alumni karena dinilai lempar tanggung jawab terkait perbaikan raport sekolah yang belum tuntas sampai saat ini.
Hal itu dikeluhkan Sadikin orang tua alumni SD Inpres Borong saat ditemui awak media.
“Kepala sekolah tidak bersedia menandatangani raport pengganti milik anak saya, harus ada tanda tangan wali kelasnya yang dulu, tapi kan wali kelas yang dulu sudah pindah tugas keluar daerah, sudah lama dia pindah, kami mau cari dimana.” Ucap Sadikin orang tua alumni tersebut.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
Menurut Sadikin, pihaknya hanya meminta kebijakan, ia menganggap bahwa semua prosedur yang diminta oleh pihak sekolah sudah penuhi.
“Kami hanya ingin meminta kebijakan dari Kepala Sekolah, karena ini kan anak kami sebentar lagi mau gunakan raportnya sebagai persyaratan pekerjaan, tapi kenapa dipersulit begini, padahal bukti foto copy raportnya juga masih ada, prosedur penggantian juga sudah diurus, tapi kenapa tidak juga diberikan kebijakan” Keluh Sadikin orang tua alumni SD Inpres Borong tahun 2016 silam itu. (9/8/2022).
Orang tua alumni itu pun sangat kecewa dengan sikap Kepala Sekolah yang tidak memberikannya solusi.
Diakui Sadikin, ia telah berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar dan diarahkan agar urusan seperti itu sebaiknya diselesaikan di lingkup Sekolah.
“Jadi pejabat di Dinas Pendidikan Makassar sudah menelpon Kepala Sekolah agar dibuatkan saja surat keterangan, tapi anehnya, Kepala Sekolah kembali menyuruh kami untuk mencari dua Kepala Sekolah yang menjabat sebelumnya untuk meminta menandatangani perbaikan raport anak saya, kan lucu pejabat seperti itu.” Kesal Sadikin saat ditemui wartawan.
Diakhir wawancaranya, Drs. Sadikin yang juga ketua LSM GMBI Sulsel berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar agar kembali mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah SD Inpres Borong dan kepala sekolah yang mempersulit masyarakat.
Terpisah, Kepala Sekolah SD Inpres Borong Risal Rahman saat dikonfirmasi beranggapan urusan tersebut sudah selesai.
“Saya kira saya sudah selesai, karena tidak pernah datang lagi.” Tulisnya (9/8/2022)
“Yang di arahkan Dinas saya sudah tindak lanjuti dan beliau tidak pernah komunikasi dengan saya apa lagi yang mau dibantukan.” Tulis mantan Kepala Sekolah di SD Barabarayya itu pada wartawan.
Sampai berita ini diturunkan, awak media masih mencoba mengkonfirmasi Dinas Pendidikan Kota Makasssar.Tauviq


.jpg)






.jpg)






