- Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi.
- Hadiri Bayan Run 2026, Marsdya TNI Muzafar Gaungkan Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Kaltim.
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
Butuh KUR Tapi Waktu Terbatas? BNI Buka Layanan KUR dan BWU di Hari Libur

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui langkah proaktif dengan membuka layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BNI Wirausaha (BWU) di luar hari kerja.
Langkah ini diambil untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi pelaku UMKM yang seringkali mengalami keterbatasan waktu pada hari kerja, sehingga tetap dapat mengakses layanan pembiayaan secara optimal tanpa mengganggu aktivitas bisnis utama mereka.
Pada Sabtu (31 Agustus 2024), BNI akan melayani proses penyaluran KUR dan BWU, baik untuk akad baru maupun restrukturisasi. Strategi tersebut juga dilakukan dalam rangka mempercepat realisasi penyaluran KUR dan BWU guna mendukung pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private lewat wondr by BNI
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pada tahun 2024, BNI telah diberikan target penyaluran KUR sebesar Rp18 triliun oleh Pemerintah RI. Hingga 25 Agustus 2024, BNI telah menyalurkan KUR sebesar Rp8,36 triliun kepada lebih dari 39 ribu debitur.
Okki pun menegaskan, BNI optimistis dapat mencapai target tersebut melalui berbagai langkah strategis, termasuk dengan tetap melayani proses KUR dan BWU di hari libur.
"Langkah ini merupakan bagian dari upaya BNI untuk terus menjaga momentum penyaluran kredit serta memastikan UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang lebih luas,” kata Okki.
Lebih lanjut Okki menyampaikan, BNI juga berkomitmen untuk menjaga kualitas kredit yang disalurkan. BNI menargetkan menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL gross) UMKM di bawah 3% hingga akhir tahun 2024.
Untuk itu, BNI fokus pada pengembangan pasar terpilih, penggarapan value chain korporasi, serta integrasi ekosistem digital dan mitra kerja sama yang potensial.
Selain itu, BNI telah melakukan standarisasi proses melalui digitalisasi end-to-end proses kredit serta penerapan sistem penilaian (scoring system) yang dikalibrasi secara berkala untuk meminimalisir risiko kredit.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan kredit UMKM tetap optimal dan berdaya guna dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sektor UMKM di Indonesia.
“Kami mengajak seluruh nasabah KUR dan BWU untuk memanfaatkan layanan kami pada Sabtu ini. BNI siap memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia,” tutup Okki. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)
.jpg)





.jpg)






