- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Bupati Asahan Hadiri Rakor Evaluasi Penyerapan APBD Provinsi dan Penanganan Dampak Inflasi

Keterangan Gambar : Bupati Asahan, H. Surya, BSc menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penyerapan Anggaran APBD Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara Tahun 2022 dan Penanganan Dampak Inflasi di Grand City Hall Medan, Rabu (02/11/2022).
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan – Bupati Asahan H. Surya, BSc bersama dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, mewakili Kapolres Asahan, mewakili Dandim 0208/Asahan, dan beberapa OPD menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penyerapan Anggaran APBD Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2022 dan Penanganan Dampak Inflasi.
Rakor ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi dan dihadiri Forkopimda dan Kepala Daerah se-Sumut di Grand City Hall Medan, Rabu (02/11/2022).
Pada pidatonya, Gubsu mengatakan, saat ini Provinsi Sumatera Utara (Provsu) masuk ke dalam 10 daftar daerah terbaik yang mampu mengendalikan inflasi. Di mana angka inflasi di Provsu 5,66%, sedangkan nasional pada angka 5,7%.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
Edy mengatakan, posisi ini harus dapat dipertahankan dan kepada seluruh stakeholder dapat berkolaborasi untuk menjaga perekonomian di Sumut agar inflasi di Sumut dapat kita atasi. “Adapun hal-hal yang dilakukan untuk menjaga kestabilan inflasi ini adalah melakukan rapat tiga bulan sekali bersama Kabupaten/Kota untuk membahas isu-isu terkini di sektor ekonomi dan bagaimana cara mengantisipasinya,” ucap Edy.
Selanjutnya, Edy meminta kepada seluruh stakeholder dan Kepala Daerah se-Sumut untuk bersama-sama mengantisipasi terjadinya inflasi di Sumut dan segera melakukan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), untuk mengendalikan inflasi yang terjadi di daerah.
Usai mengikuti rakor tersebut, Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan akan mengikuti arahan yang diberikan oleh Gubernur Sumatera Utara dalam menekan angka inflasi di Kabupaten Asahan.
Bupati Asahan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui dinas terkait akan terus menjaga keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi, dan transportasi, kestabilan harga pangan dan ketersediaan bahan pangan, agar inflasi di Kabupaten Asahan dapat diatasi. Jika ditemukan adanya hambatan dalam hal tersebut, kita harus mengambil langkah untuk menjaga hal yang tidak diinginkan.
“Bukan itu saja, Pemerintah Kabupaten Asahan juga akan mengoptimalkan kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Asahan yang sudah dibentuk, sehingga dapat menyelesaikan hambatan dan permasalahan pengendalian inflasi pada di Kabupaten Asahan,” ujar Bupati sekaligus menutup pembicaraannya. (DS)
















