Breaking News
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Aktualisasi Kampung Pancasila, Langkah Strategis Membentuk Kepribadian Unggul

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk menanamkan nilai luhur yang terkandung dalam nilai Pancasila, perlu ditanamkan mulai sejak lahir dan di setiap generasi, agar norma dan adat tata krama tak lekang dimakan zaman, ini harapan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah saat melaunching Kampung Pancasila se Kabupaten Blitar yang dipusatkan di Jalan Masgapur Desa Gaprang Kecamatan Kanigoro, Senin (21/03/22). Acara yang diselenggarakan secara virtual dan diikuti seluruh Kecamatan, Desa dan Kelurahan ini, kehadiran Bupati Blitar didampingi Komandan Kodim.0808 Blitar Letkol Inf. Didin Nasruddin Darsono, rombongan disambut oleh segenap Muspika, Kepala Desa/Kelurahan se Kecamatan Kanigoro. Bupati tinjau lapangan Kampung Pancasila [caption id="attachment_3348" align="alignnone" width="300"]
Bupati Blitar saat tinjau Kampung Pancasila[/caption]
Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terbentuknya Kampung Pancasila, Kabupaten Blitar sebagai miniatur keberagaman agama, suku dan budaya, sehingga keberadaan Kampung Pancasila mempunyai nilai strategis dalam upaya memantapkan solidaritas persatuan dan kesatuan antar warga.
"Kampung Pancasila Brawijaya merajut keragaman dengan Pancasila" merupakan tema yang dianggap tepat sebagai sarana memperkokoh persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara.
"Sejalan dengan kecanggihan teknologi saya merasa prihatin dengan kehadiran Gadget yang menawarkan fitur menarik, sehingga membuat generasi muda terlena dan mengabaikan nilai - nilai Pancasila, akibat pengaruh teknologi digital, banyak generasi muda yang tidak hafal Pancasila," kata Rini Syarifah.
[caption id="attachment_3349" align="alignnone" width="300"]
Bupati Rini Syarifah apresiasi terbentuknya Kampung Pancasila[/caption]
Sejalan dengan transformasi digital Bupati juga mengajak segenap komponen masyarakat untuk berperan aktif menjalankan tugas masing - masing untuk mengamalkan Pancasila dengan baik dan benar, dengan kebhinekaan bangsa Indonesia akan tetap menjadi sarana pemersatu Bangsa yang mengedepankan adat Ketimuran, rukun santun dan harmonis.
"Marwah Bhineka Tunggal Ika adalah kehidupan bermasyarakat dengan gotong royong, dan tenggangrasa yang senantiasa harus ditingkatkan, untuk mendukung tercapainya Kabupaten Blitar mandiri, sejahtera berakhlak mulia Baldatun, Toyibatun, Warobun Ghofur," lanjut Rini.
Pihaknya juga mengajak kepada masyarakat tidak saja yang berada di Kampung Pancasila, namun juga diharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blitar agar menjalankan sendi sendi kehidupan yang bernafaskan Pancasila sebagai pandangan hidup dan falsafah Bangsa Indonesia.
"Kita harus menanamkan pola pikir, Kampung Pancasila adalah suatu aplikasi dan internalisasi nilai - nilai Pancasila sebagai pondasi membangun moral, sosial dan ekonomi dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan," pungkasnya. (adv/kmf/za/mp)

.jpg)






.jpg)








