Breaking News
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Pemerintah Diminta Selesaikan Dualisme Dekopin
Jakarta (MegapolitanPos.com) - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah(KemenkopUKM) diminta menyelesaikan dualisme kepemimpinan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menjelang pelaksanaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-75 pada 12 Juli 2022. Hal itu terungkap dalam diskusi yang berkaitan dengan Dualisme Dekopin di Masa Pandemi, kemarin (16/5/2022).
Irsyad Muchtar, Direktur Co-operative Research Institut (CRI) menyampaikan kepemimpin Dekopin saat ini masih dalam situasi dualisme antara Nurdin Halid dan Sri Untari Bisowarno, yang masing-masing mengklaim sebagai Ketua Dekopin yang sah. "Menjelang Harkopnas, mestinya Teten Masduki bisa menyelesaikan dualisme Dekopin yang berlarut-larut saat ini," katanya.
Menurut dia, dualisme kepemimpinan di tubuh Dekopin menambah deretan citra negatif atas wadah perkoperasian di Indonesia. Selain perhatian terhadap pengembangan UKM, penguatan kelembagaan koperasi melalui Dekopin juga perlu mendapat perhatian serius Kementerian Koperasi sebagai regulator.
Edy Sasmito, mantan Ketua Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) mendorong agar pemerintah bersikap tegas menyelesaikan persoal tersebut. "Kurang baik bagi perkoperasin di Tanah Air bila konflik ini dibiarkan tanpa akhir," tuturnya.
Senada dengan itu, Mulia Ginting, mantan Ketua Forwakop periode 2006-2008/2008-2010 menyampaikan menjelang Harkopnas pada Juli 2022 agar dualismen di tubuh Dekopin dapat diselesaikan demi kebaikan pergerakan perkoperasian.
Diketahui, Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin di Makassar, Sulawesi Selatan pada 11-14 November 2019 menghasilkan dualisme kepemimpinan antara kubu Nurdin Halid dan Sri Untari Bisowarno.
(ASl/Red/MP).

.jpg)






.jpg)








