- Wabup Felix Dorong Industri Kreatif Barito Utara Berkembang Maju
- BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja
- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
Waspada, Modus Baru Penipuan Mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan

MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Telah beredar akun media sosial dengan mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi,. Akun tersebut menggunakan foto Taufik Zainal Abidin dan melakukan komunikasi kepada beberapa orang dengan maksud yang berbeda.
Hal tersebut diketahui menurut penuturan Kepala Desa Pinanggripan Kecamatan Air Batu Hernanto kepada Kepala Bidang Pemdes Dinas PMD dan Sekretaris Dinas Kominfo, dirinya merupakan salah satu orang yang berkomunikasi langsung dengan pelaku.
“Pelaku awalnya berkomunikasi kepada saya melalui salah satu media sosial dan mengatasnamakan dirinya adalah Wakil Bupati Asahan. Selanjutnya pelaku meminta nomor kontak saya terkait ada hal penting yang ingin dibicarakan”, ujar Hernanto.
Baca Lainnya :
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
Masih menurut Hernanto, setelah memberikan nomor kontak kepada pelaku, Hernanto mendapatkan informasi bahwa pelaku yang mengatasnamakan dirinya adalah Wakil Bupati Asahan tersebut telah memberikan sejumlah bantuan untuk pembangunan Masjid dan Panti Asuhan yang berada di Desa Pinanggripan.
“Terkait hal tersebut, pelaku meminta saya untuk melakukan kroscek, apa benar dana bantuan tersebut telah digunakan untuk pembangunan masjid dan panti asuhan dimaksud, dan pelaku juga memberikan nomor kontak dari Panti Asuhan tersebut”, ujar Hernanto.
Menyikapi hal tersebut, Hernanto menyampaikan kabar gembira tersebut kepada pihak BKM Masjid, dan memberikan foto pembangunan Masjid disertai ucapan terima kasih dari pengurus Masjid kepada pelaku.
Namun, setelah melakukan komunikasi ulang untuk menyampaikan hal tersebut, nomor pelaku mendadak tidak dapat dihubungi. Kontan saja, Hernanto merasakan ada kejanggalan dalam peristiwa itu.
“Selanjutnya saya juga menghubungi nomor kontak dari Panti Asuhan yang diberikan pelaku, dan saya terkejut, karena menurut keterangan dari kontak tersebut, Panti Asuhan yang dimaksud berlokasi di wilayah Amplas, Medan”, terang Hernanto.
Tak ingin berlarut, Hernanto langsung melakukan kroscek terhadap rekening BKM Masjid serta keabsahan identitas pelaku, dan mendapatkan informasi bahwa faktanya, akun atau nomor WhatsApp tersebut adalah akun palsu dan bukanlah milik Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, dan tidak pernah ada dana yang masuk seperti penuturan pelaku ke rekening BKM Masjid tersebut.
“Berkenaan dengan itu, saya telah menyampaikan informasi ini kepada BKM Masjid, dan menginformasikan bahwasanya bukan Pak Wabup yang berkomunikasi melainkan pihak yang tidak bertanggung jawab”, tandas Hernanto.
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya, namun pelaku yang mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan tersebut melakukan komunikasi dengan tujuan meminta bantuan sumbangan atau pinjaman dana.
“namun kali ini, pelaku melakukan dengan modus yang baru, dan kita tidak tahu apakah pelaku benar-benar ingin melakukan penipuan atau ada modus lainnya”, ujar Kadis Kominfo Syamsuddin di ruang kerjanya, Selasa (4/6/2024).
Selanjutnya Syamsuddin kembali menghimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap akun-akun palsu yang mengatasnamakan pejabat di Pemerintah Kabupaten Asahan dan diharap segera melapor kepada pihak terkait bila ada akun media sosial mengatasnamakan pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan yang meminta bantuan sumbangan, pinjaman dana atau modus lainnya.
“Mari kita bijak dalam mencermati penggunaan media sosial, agar terhindar dari penipuan, pencemaran nama baik, maupun hal – hal negatif lainnya”, pungkas Syamsuddin. (DS)











.jpg)




